suarasurabaya.net

Siswa Korea Selatan Belajar Pencak Silat, Bukti Kami Tidak Takut
Laporan J. Totok Sumarno | Senin, 25 Januari 2016 | 18:42 WIB

Bersama siswa SMP Muhammadiyah 5 Surabaya pelajar Korea selatan, belajar Pencak Silat. Bukti Kami Tidak Takut. Foto: Totok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Lebih sepekan pasca terjadinya teror bom di Sarinah, Jakarta, masyarakat terus ingin membuktikan bahwa mereka tidak takut. Termasuk di Surabaya, Senin (25/1/2016) siswa SMP Muhammadiyah 5 Surabaya undang pelajar Korea selatan untuk berlatih Pencak Silat.

Lengkap dengan mengenakan pakaian seragam Pencak Silat berwarna merah, sekitar 12 siswa asal Daejo Middle School, Busan, Korea bersiap-siap untuk mengikuti latihan Pencak Silat.

Sebelum latihan dimulai, para pelajar asal Korea selatan tersebut menyaksikan beberapa atraksi Pencak Silat yang dimainkan oleh para siswa dan siswi SMP Muhammadiyah 5 Surabaya.

Menurut M. Syafii Humas SMP Muhammadiyah 5 Surabaya, kedatangan para pelajar Korea selatan ini sudah teragendakan sejak lama, dan ternyata dapat terealisasi meski teror bom mengguncang Indonesia.

"Kami sempat khawatir mereka tidak datang lantaran ada teror bom di Jakarta. Ternyata diluar dugaan. Mereka justru hadir. Tentunya ini sangat kami apresiasi, dan jelas memperkuat keinginan siswa kami untuk menunjukkan bahwa Kami Tidak Takut," kata M. Syafii.

Sementara itu, dijadwalkan selain belajar Pencak Silat, siswa Daejo Middle School, Busan, Korea, nantinya akan tinggal di rumah para pelajar SMP Muhammadiyah 5 Surabaya untuk mengenali tradisi khas Surabaya.

Para pelajar Korea selatan ini nantinya juga akan mencicipi berbagai sajian kuliner khas dan tradisi yang ada di Kota Surabaya. Mulai dari Pecel, hingga Rawon dan Semanggi.(tok/ipg)
top