suarasurabaya.net

58 Eks Gafatar Surabaya Dipulangkan ke Keluarganya
Laporan Zumrotul Abidin | Senin, 25 Januari 2016 | 18:47 WIB

Dua putra-putri Adi Darmoko warga Ngagel Kecamatan Wonokromo berada di mobil Satpol PP saat akan dipulangkan ke rumahnya. Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Sebanyak 17 kepala keluarga (KK) atau 58 jiwa Eks Gafatar asal Surabaya telah dipulangkan ke rumahnya masing-masing. Teknisnya, mereka dipulangkan dari penampungan Transito Margorejo dengan dijemput dan didampingi oleh masing-masing Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) di 13 kecamatan.

Berikut ini jumlah yang dipulangkan berdasarkan 13 Kecamatan:

1. Gayungan 7 Jiwa (2 KK).
2. Wonokromo 5 Jiwa (2 KK).
3. Tambaksari 11 Jiwa (3 KK).
4. Asemrowo 4 Jiwa (1 KK).
5. Sukomanunggal 2 Jiwa (1 KK).
6. Sukolilo 4 Jiwa (1 KK).
7. Gubeng 1 Jiwa (1 KK).
8. Wonocolo 4 Jiwa (1 KK).
9. Tegalsari 4 Jiwa (1 KK).
10. Lakarsantri 6 Jiwa (1 KK)
11. Genteng 5 Jiwa (1 KK).
12. Simokerto 3 (1 KK).
13. Mulyorejo 4 Jiwa (1 KK).

Data keseluruhan warga surabaya di Transito dari 4 kloter tiga hari ini adalah 208 jiwa. Dengan dipulangkan 58 jiwa maka masih tersisa di Transito sebanyak 150 jiwa warga Surabaya.

Soemarno Kepala Bakebangpol Linmas Kota Surabaya mengatakan, Pemkot Surabaya akan terus melakukan pemulangan Eks Gafatar hingga ke rumah keluarganya masing-masing sampai tuntas.

"Pemda Kota Surabaya bersama jajaran Muspika mengantarkan mereka sampai rumah. Pendampingan juga dilakukan sampai di lingkungan mereka. Baik pendampingan akidah maupun sosial. Ini tidak mengenal waktu. Sekarang, nanti malam, besok pagi, terus kita lakukan pemulangan ini," ujarnya kepada suarasurabaya.net di Transito Margorejo, Senin (25/1/2016).

Menurut Soemarno, proses pemulangan harus ekstra hati-hati. Sebab, seleksi data harus dilakukan cukup ketat, terkait kepastian warga Surabaya.

"Jadi, kami pulangkan bagi warga yang sudah siap diterima keluarganya. Siap kembali ke saudaranya masing-masing. Semoga mereka yang sudah pulang bisa kembali ke jalan yang baik," ujarnya.(bid/ipg)
top