suarasurabaya.net

Kirim Mainan Edukatif Buat Anak-anak Gafatar, Redam Traumatik
Laporan J. Totok Sumarno | Selasa, 26 Januari 2016 | 19:57 WIB

Sejumlah mainan yang akan diberikan pada anak-anak Gafatar di asrama Transito Surabaya. Foto: Totok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Diharapkan dapat mengurangi beban traumatik anak-anak Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di lokasi penampungan asrama Transito, Surabaya, Selasa (26/1/2016) mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya kirimkan mainan edukatif.

Berbagai mainan di antaranya, sejumlah boneka binatang, permainan mengenal huruf dan angka, dan beberapa jenis mainan lainnya dikumpulkan oleh para mahasiswa Fakultas Psikologi bersama mahasiswa Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Ratno Abidin Kepala Program Studi (Kaprodi) Pendidikan Guru PAUD Universitas Muhammadiyah Surabaya menyampaikan bahwa traumatik akibat sebuah peristiwa tidak mudah dilupakan oleh anak-anak pada usia-usia tertentu. Sehingga dibutuhkan penanganan khusus agar trauma itu bisa dinetralisir.

"Pengalaman anak-anak yang begitu dahsyat, seringkali bisa menjadi trauma. Demikian juga dengan anak-anak yang orang tuanya adalah bagian dari Gafatar yang berada di asrama pengungsian Transito ini. Tentunya anak-anak ini juga mengalami trauma," kata Ratno Abidin.

Oleh karena itu, lanjut Ratno beberapa hal yang bisa dilakukan agar tidak muncul traumatik pada anak-anak adalah memberikan pengalaman-pengalaman baru yang menyenangkan.

"Dengan memberikan anak-anak itu mainan, termasuk mainan-mainan edukatif, minimal memberikan mereka pengalaman baru, yang diharapkan dapat memunculkan semangat baru," ujar Ratno Abidin.

Dijadwalkan mainan-mainan edukatif itu akan disampaikan bersamaan dengan digelarnya Rakernas Tarjih yang dihadiri para ulama Muhammadiyah seluruh Indonesia, yang nantinya juga satu di antaraya akan membahas persoalan anak-anak. "Insya Allah dalam minggu ini digelar di Surabaya," kata Ratno Abidin pada suarasurabaya.net.(tok/ipg)
top