suarasurabaya.net

Mahasiswa PENS yang Hilang Ikut Gafatar Akhirnya Pulang
Laporan Denza Perdana | Selasa, 26 Januari 2016 | 21:29 WIB

Beberapa warga eks anggota Gafatar berjalan membawa tas di permukiman mereka di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (19/1/2016). Foto: Antara
suarasurabaya.net| Soemarno Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik serta Perlindungan Masyarakat Surabaya memastikan, Erri Indra Kausar mahasiswa semester V Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) sudah pulang ke keluarganya, Senin (25/1/2016) pukul 02.30 WIB.

"Bapaknya yang kasih tahu, kalau si Erri ini sudah pulang ke rumahnya di Kompleks TNI AL di Kenjeran," ujarnya ketika ditemui wartawan di kantornya, Selasa (26/1/2016).

Erri menghilang dari rumah sejak 17 Agustus 2015. Dia meninggalkan beberapa pesan untuk kedua orangtuanya agar tidak perlu mengkhawatirkannya.

Kuat dugaan Erri bergabung dengan Gafatar sebelum dan sesudah berangkat ke Kalimantan Barat.

"Kata bapaknya, dia belum sempat ngobrol panjang, makanya tidak tahu alasan dan sebagainya itu," ujar Soemarno.

Selain Erri, dua Pegawai Negeri Sipil Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya juga sudah pulang ke Surabaya.

Mereka adalah Achmad Rifai dan Sudjito. "Rifai sudah pulang ke rumahnya, Sudjito masih di Transito," katanya.

Soemarno mengaku belum tahu apa alasan Pemprov Jatim masih menahan Sudjito di Asrama Transito.

Sementara Suharijono, ayah Erri Indra Kausar, membenarkan anaknya tiba di rumah Senin (25/1/2016) dini hari.

"Sekitar pukul 02.30 WIB. Kami tentu saja senang tak terhingga karena anak yang selama ini kami cari dan rindukan sudah pulang kembali bersama kami," ujarnya. (den/iss/ipg)
top