suarasurabaya.net

Ekstrak Ikan Gabus Bermanfaat Obati Diabetes
Laporan J. Totok Sumarno | Kamis, 31 Maret 2016 | 19:00 WIB

Ikan Gabus atau dikenal sebagai Kutuk. Foto: kabartani.com
suarasurabaya.net| Ikan Gabus ternyata bermanfaat untuk pengobatan, khususnya untuk Diabetes. Ini dibuktikan 2 peneliti dari Jurusan Biologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Diabetes mellitus (DM) sebagai penyebab kematian tertinggi ke-6 di Indonesia, ternyata memang tidak diketahui oleh masyarakat terkait dengan gejala-gejala yang ditimbulkannya. Termasuk mahalnya biaya pengobatan yang dikeluarkan.

Dari penelitian Blueprint for Change, penderita diabetes di Indonesia tercatat mencapai 7,6 juta orang. Sebanyak 41 persen di antaranya tidak mengetahui kondisi kesehatannya dan 39 persen mendapatkan pengobatan.

Diungkapkan Dr Dewi Hidayati SSi MSi, satu diantara 2 peneliti yang memilih objek Ikan Gabus sebagai penelitian, dengan cara dijadikan ekstrak Ikan Gabus.

Ternyata ekstrak Ikan Gabus dapat menurunkan kadar gula darah dan memperbaiki jaringan pankreas yang rusak. Perlu diketahui, kerusakan jaringan pankreas menyebabkan terjadinya hiperglikemik (kadar gula berlebih dalam darah).

Selama ini penyakit diabetes kerap dihubungkan dengan penyakit impotensi yang banyak menyerang pria dewasa. Berdasarkan hal tersebut pula, Dewi melakukan pengujian terhadap penyakit tersebut.

"Kebanyakan penderita diabetes pria akan disertai dengan penyakit impotensi," ujar Dr Dewi Hidayati SSi MSi, yang juga Ketua Jurusan Biologi ITS ini.

Dalam penelitian ini juga, lanjut Dewi didapatkan hasil berupa penurunan Malondialdehyde (MDA) yang menunjukkan adanya stres oksidatif akibat adanya radikal bebas yang dikandung senyawa aloksan.

Hal tersebut menurut Dewi, menunjukan ekstrak Ikan Gabus dapat digunakan sebagai antioksidan efektif bagi penderita diabetes.

Dewi yang dalam penelitiannya ini bekerjasama dengan Sri Nurhalita mengungkapkan bahwa penelitian mengenai Ikan Gabus ini akan dikembangkan lagi dalam hal molekular.

"Pendekatan molekular ini dapat menjadi ilmu baru dalam bidang pengobatan di Indonesia. Dengan penemuan ini masyarakat dapat memperoleh pengobatan diabetes secara maksimal," kata Dewi.

Kedepan Dewi berharap ekstrak Ikan Gabus yang ditelitinya dapat menjadi obat diabetes yang efektif, murah, dan mudah didapat oleh masyarakat.(tok/dop)
top