suarasurabaya.net

Risma Minta Mal di Surabaya Dandan
Laporan Denza Perdana | Jumat, 01 April 2016 | 18:37 WIB

Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya saat di Museum Surabaya. Foto: Denza/Dok. suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya tidak hanya mengajak pengelola hotel dan biro perjalanan di Surabaya untuk terlibat dalam Preparatory Committee Meeting (PrepCom/pertemuan komite persiapan) ketiga untuk UN Habitat III, akhir Juli 2016 mendatang. Tapi juga pengelola pusat perbelanjaan (mal).

Kepada para pengelola Mal di Surabaya dalam rapat koordinasi di Balai Kota Surabaya, Jumat (1/4/2016), Risma berpesan agar karyawan yang sulit senyum diajari untuk senyum, demi menyambut tamu mancanegara dari 193 negara.

"Mari kita terima dengan baik-baik tamu kita. Sekali-kali yang sulit senyum kita ajarkan untuk senyum. Karena kalau ini sukses, akan banyak agenda internasional yang diadakan di Surabaya," katanya kepada hadirin rapat.

Risma mengajak hadirin yang terdiri dari asosiasi perhotelan serta asosiasi pengusaha pengelola pusat belanja Indonesia (APPBI) di Surabaya, untuk bersama-sama memberikan sambutan yang hangat kepada tamu mancanegara itu.

"Karena mereka ini (para tamu) tidak hanya menggelar pertemuan, tetapi juga menginap di hotel-hotel. Nanti juga kita ajak berkeliling Surabaya, termasuk ke mal-mal," katanya.

Pemkot Surabaya, kata Risma, juga telah mengagendakan kerja bakti bersih-bersih sekitar. Dia pun meminta pihak pengelola Mal mempercantik mal masing-masing.

"Pengelola mal silahkan mempercantik mal-mal masing-masing. Tetapi jangan pasang banner dan spanduk di jalan-jalan karena nanti ada 193 bendera negara peserta yang akan dipasang di beberapa tempat," ujarnya.

Wiwiek Widayati Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya mengatakan, menambahkan PrepCom ketiga UN Habitat III di Surabaya akan memberi dampak ekonomis bagi warga Surabaya.

Disbudpar Surabaya telah menyiapkan paket wisata bagi para tamu. Misalnya Festival Jalan Tunjungan, Festival Kalimas, dan sebagainya.

Ini karena para tamu tidak hanya hadir ke Surabaya untuk mendatangi agenda utama pada 25-27 Juli, namun akan ada site event yang digelar pada H-2 dan H+2

"Ada site event seperti pertunjukan teatrikal dan juga reog Ponorogo di Balai Budaya. Peserta bisa menikmati wisata di Surabaya," kata Wiwik.

Untuk mendukung acara ini, Pemkot telah menyiapkan website khusus PrepCom ketiga di Surabaya. Fotografer-fotografer di Surabaya dikerahkan, untuk mengabadikan keindahan Surabaya. Sedangkan para blogger di Surabaya turut digandeng untuk menceritakan hal yang sama lewat tulisan. (den/ipg)
top