suarasurabaya.net

Realisasi Terminal Kargo Surabaya Baru 3-4 Tahun Lagi
Laporan Denza Perdana | Sabtu, 02 Juli 2016 | 14:20 WIB

Irvan Wahyu Drajat Plt Kepala Dishub Kota Surabaya saat menjelaskan materi dalam sosialisasi Savety Riding Kelana Kampoeng Surabaya, pekan ini. Foto: Dok/Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Dinas Perhubungan Kota Surabaya menyatakan, kebutuhan terminal kargo di Surabaya, sebagai bagian dari jaringan angkutan barang, sudah mendesak.

Irvan Wahyu Drajat Plt Kepala Dishub Surabaya mengatakan, urgensi terminal kargo ini mengingat masalah angkutan barang di Surabaya yang sudah sampai pada taraf meresahkan masyarakat.

"Jadi, mata rantai dari pelabuhan sampai ke ritel-ritel ini sudah lama meresahkan masyarakat. Karena tidak ada depo, mereka parkir sembarangan, sampai di kampung-kampung," ujarnya kepada suarasurabaya.net, Sabtu (2/7/2016).

Selain itu, para pengemudi kendaraan angkutan barang seringkali menggunakan jalan yang bukan peruntukannya. "Kelas jalannya tidak sesuai, ini kan membahayakan," ujar Irvan.

Namun, rencana pembangunan terminal kargo ini ternyata tidak bisa terealisasi dalam waktu dekat. Irvan memprediksi, setidaknya membutuhkan waktu lebih dari satu tahun.

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah studi masterplan yang memuat jaringan angkutan barang. Jaringan angkutan barang termasuk progres pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat dan Timur.

"Kami perlu kajian, lalu peraturan: penyesuaian dengan RTRW, termasuk Peraturan Daerah yang mengatur mana jalan yang boleh dilewati truk. Juga prasarana JLLB dan JLLT, saya kira 3-4 tahun baru teralisasi," katanya.

Menurut Irvan, kendala yang cukup klasik dalam hal pengadaan terminal kargo di Surabaya adalah sulitnya mencari ketersediaan lahan yang luas di Surabaya.

"Tapi kami di pemkot dalam periode lima tahun ini berkomitmen untuk memikirkan masalah ini," ujarnya.(den/ipg)
top