suarasurabaya.net

Ratusan Mahasiswa Asing Ikuti COP UK Petra di Mojokerto
Laporan Ika Suryani Syarief | Rabu, 13 Juli 2016 | 14:31 WIB

Tiga bule asal Eropa yang juga mahasiswi Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya, Jumat (30/3/2012) belajar membuat Rujak Manis. Foto: Totok/Dok. suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Ratusan mahasiswa dari universitas beberapa negara akan mengikuti Community Outreach Program (COP) berupa Kuliah Kerja Nyata dari Universitas Kristen Petra Surabaya di Mojokerto pada 14 Juli-4 Agustus 2016.

Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng. Wakil Rektor Bidang Akademik UK Petra, Surabaya mengatakan, mahasiswa asing dan lokal saling berinteraksi dengan masyarakat yang berbeda budaya dan minim fasilitas.

"Mengambil tema Keep Blessing The Nations, kami ingin dalam program COP ini akan semakin banyak desa yang terberkati. Tak hanya itu saja, para peserta juga akan merasakan berkat melalui COP dengan menjadi lebih peduli kepada orang lain, perubahan perspektif tentang kehidupan yang lebih bermakna, inter-religious understanding dan masih banyak lainnya," katanya seperti dalam rilis yang diterima suarasurabaya.net, Rabu (13/7/2016).

Seluruh peserta akan dibagi menjadi enam kelompok yang ditempatkan enam lokasi berbeda di lima desa yaitu Desa Jembul, Dusun Lebaksari dan Dusun Siman di Desa Rejosari, Dusun Gumeng di Desa Gumeng, Desa Dilem dan Desa Jatidukuh.

Para peserta akan mengerjakan proyek fisik dan non fisik bersama dengan penduduk setempat yang disesuaikan dengan kebutuhan. Sehingga proyeknya pun bisa berbeda di tiap desa.

Jumlah total peserta COP Mojokerto 2016 mencapai 201 orang yang terdiri dari 51 mahasiswa UK Petra-Surabaya, 8 mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandira-Kupang, 33 mahasiswa dari Dong Seo University-Korea Selatan, 9 mahasiswa dari International Christian University-Jepang, 13 mahasiswa dari Hong Kong Babtist University-Hong Kong, 6 mahasiswa Hong Kong Institute of Education-Hong Kong, 4 mahasiswa Hong Kong University of Science and Technology-Hong Kong, 25 mahasiswa University of The Netherlands-The Netherlands, 4 mahasiswa Fu Jen University-Taiwan, 2 mahasiswa Lignan University-Hong Kong, 2 mahasiswa Chinese University of Hong Kong-Hong Kong, 9 mahasiswa Guangxi Normal University-China, 20 mahasiswa Guangxi University of Science and Technology-China, 8 mahasiswa Coventry University of London-United Kingdom dan 7 mahasiswa SIM University-Singapore.

Memasuki tahun ke-20 ini, peserta dalam COP 2016 di Mojokerto tersebut salah satunya adalah Kaesang putra bungsu dari Joko Widodo Presiden Republik Indonesia. Kaesang Pangarep ini merupakan peserta dari SIM University-Singapore.

”Sesuai dengan visi UK Petra yang menjadi global university ini maka program COP mengajarkan para mahasiswa UK Petra dan asing untuk melayani masyarakat lokal tanpa dibatasi oleh etnis dan budaya yang berbeda,” kata Prof. Rolly Intan, M.A.Sc., Dr. Eng. selaku rektor UK Petra Surabaya. (iss/dwi)
top