suarasurabaya.net

Menko Polhukam Mengapresiasi Kecepatan Penangkapan Tiga Terduga Teroris
Laporan Jose Asmanu | Minggu, 11 Desember 2016 | 08:28 WIB

Ilustrasi. Densus 88. Foto: Dok. suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Wiranto Menko Polhukam mengapresiasi kecepatan Densus 88 anti teror dalam mengendus jejak jaringan teroris yang berencana mengebom Istana Merdeka.

Sehingga tiga terduga pelaku yang seorang diantaranya perempuan berhasil ditangkap sebelum beraksi.

Menko Polhukam dalam siaran pers yang diterima kalangan wartawan, Minggu (11/12/2016) dini hari tadi mengatakan, kejadian ini membuktikan jaringan teroris di Indonesia masih eksis. Sehinnga masyarakat harus tetap waspsda karena jaringan terus akan mencari kelengahan masyarakat dan aparat keamanan.

Tiga terduga pelaku teroris itu akan beraksi pada upacara pergantian komandan jaga Istana, Minggu (11/12/2016) pagi ini di.depan Istana Merdeka Jalan Merdeka Utara Jakarta.

Namun konfirmasi yang diperoleh suarasurabaya.net dari Mayjen TNI (Mar) Bambang Sus Dan Paspampres mengatakan pagi ini di halaman maupun di depan Istana Merdeka tidak ada kegiatan apa-apa.

Fadlizon wakil Ketua DPR mengatakan polisi harus jujur menjelaskan kejadian ini pada publik. Jangan sampai menmberikan kesan kalau kejadian ini merupakan bagian rekayasa polisi untuk pengalihan isu menjelang sidang kasus dugaa penistaan agama dengan tersangka Ahok pada 13 Desember 2016 mendatang.

Diberitakan sebelumnya, polisi menggerebek sebuah rumah yang terletak di Bilangan Bintara, Bekasi, Jawa Barat. Sebuah bom berbentuk panci ditemukan dari lokasi tersebut.

Penggerebekan dilakukan sekitar Sabtu (10/12/2016) sore dan mengamankan seorang perempuan beserta benda diduga bom itu. Densus 88 sudah berada di lokasi untuk mengamankan benda yang diyakini berdaya ledak tinggi tersebut.

"Dua rang laki-laki (lainnya) itu ditangkap di Kalimalang," kata Kombes Pol Argo Yuwono Kabid Humas Polda Metro Jaya kepada wartawan.

Perempuan yang digerebek di lokasi berinisial DYN. Polisi masih belum menjelaskan siapa sosok perempuan itu. (jos/dwi)
top