suarasurabaya.net

Presiden Tegaskan Pentingnya Soliditas TNI dan Polri Mengamankan NKRI
Laporan Farid Kusuma | Rabu, 06 Juni 2018 | 04:49 WIB

Joko Widodo Presiden, Jusuf Kalla Wakil Presiden bersama Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Jenderal Polisi Tito Karnavian Kapolri, mendapat sambutan hangat Prajurit TNI jelang berbuka puasa di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (5/6/2018). Foto: Biro Pers Setpres
suarasurabaya.net| Joko Widodo Presiden menegaskan pentingnya soliditas TNI dan Polri untuk mengamankan seluruh wilayah NKRI, menyusul terjadinya serangkaian aksi teror yang menyasar aparat keamanan dan anggota masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi dalam sambutan acara buka puasa bersama keluarga besar TNI, Polri dan masyarakat, yang digelar Selasa (5/6/2018), di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

"Saat rakyat membutuhkan perlindungan dan rasa aman, terutama di bulan puasa ini, kita bersyukur bahwa TNI dan Polri solid bersatu dalam menjaga negara, rakyat, bangsa dalam melawan terorisme. Kita menjadi tenang semuanya kalau TNI dan Polri solid," ujar Presiden yang disambut tepuk tangan peserta buka puasa bersama.

Soliditas TNI dan Polri, lanjut Presiden, juga terlihat waktu Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Panglima TNI dan Jenderal Polisi Tito Karnavian Kapolri memberikan sambutan bersama-sama.

"Itu menunjukkan soliditas TNI dan Polri. Rakyat tentu sangat gembira TNI dan Polri solid berbagi sumber daya pemikiran, tenaga, keringat, keberanian untuk satu tujuan melindungi seluruh rakyat Indonesia, melindungi segenap masyarakat Indonesia, melindungi segenap tumpah darah Indonesia," ucap Jokowi.

Sebelum Presiden memberikan sambutan, Panglima TNI dan Kapolri terlebih dahulu memberikan sambutannya. Mereka menekankan bahwa salah satu tujuan dari acara buka puasa bersama ini adalah untuk meningkatkan soliditas dan sinergisitas antara TNI dan Polri.

"Selain untuk lebih memaknai bulan suci Ramadan sesungguhnya juga bertujuan untuk meningkatkan sinergi TNI Polri," kata Panglima TNI.

Menurut Panglima TNI, kolaborasi TNI dan Polri sebagai bagian dari komponen bangsa diperlukan dalam menghadapi tantangan bangsa yang semakin komplek termasuk di antaranya intoleransi, radikalisme, dan bahkan ancaman terorisme.

"Lebih jauh lagi keterpaduan seluruh komponen bangsa menjadi sangat krusial dalam menyukseskan berbagai event penting berskala nasional dan internasional yang akan kita selenggarakan pada tahun 2018 dan 2019," lanjutnya.

Senada dengan Panglima TNI, Kapolri juga menambahkan bahwa selain untuk mewujudkan soliditas dan sinergisitas antara Polri dan TNI, acara ini juga bertujuan untuk mewujudkan kekompakkan sampai garis terbawah.

"Selain itu, Polri dan TNI telah melakukan serangkaian kegiatan. Kapolri, Panglima, serta jajaran, serta pejabat utama telah melaksanakan kegiatan pemantauan bersama di sejumlah wilayah dalam rangka pengamanan Pilkada serentak, sekaligus safari Ramadan bersama untuk mendekatkan selain unsur Polri dan TNI sendiri, juga masyarakat," kata Kapolri. (rid/ipg)
top