suarasurabaya.net

Mural Bims Percantik Tembok Kampung Wonokromo
Laporan J. Totok Sumarno | Jumat, 10 Agustus 2018 | 12:45 WIB

Mural Bims percantik kawasan Wonokromo. Foto: Totok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Warna-warni cat menarik, merah, kuning, ungu, serta warna pastel, mewarnai tembok-tembok kumuh di kawasan kampung Wonokromo, ditepi Jl. Raya Wonokromo sisi barat, Jumat (10/8/2018) menampilkan mural karya Bims.

Gambar seorang bapak mengenakan topi caping diatas perahu sedang mendayung bersama dengan gambar sosok ibu-ibu mengenakan kebaya sedang mencuci pakaian ditepi sungai memang belum speenuhnya rampung, tetapi sudah terlihat menarik.

Ditembok lain, bunga-bunga warna-warni menghiasi bagian sebuah tembok rumah yang sebelumnya hanya berwarna putih. Bunga-bunga dan matahari ditampilkan layaknya lukisan anak-anak kecil. Sederhana, penuh warna.

Pada tembok beberapa rumah di deretan bekas bongkaran disepanjang kawasan sisi barat Jl. Raya Wonokromo setelah kaki jembatan penyeberangan orang (JPO) Wonokromo, beberapa anak muda terlihat sibuk mewarnai tembok.

Beberapa menggunakan cat semprot sedangkan lainnya memakai kuas untuk memblok tembok dengan aneka warna. Sesekali anak-anak muda itu mundur dari tembok setelah beberapa kali menyapukan cat semprot atau kuas pada bidang gambar.

"Tema khusus tidak ada. Kami diminta untuk membuat gambar atau mural ini semeriah mungkin. Secantik mungkin, dan sewarna-warni sekali. Mudah-mudahan Sabtu (11/8/2018) selesai semua, dan bisa dipakai foto-fotoan oleh warga," ujar Lukman koordinator Bims.

Karya-karya Lukman bersama Bims memang tidak asing untuk warga masyarakat khususnya masyarakat kota Surabaya, lantaran karya-karya mereka terpampang dibanyak tempat. Mulai dari kampung Dolly hingga sejumlah taman kota.

Bims kepanjangan dari Budhal Isuk Moleh Sembarang yang memang dimotori oleh Lukman, dan secara khusus kerap mendapat kepercayaan membuat mural di tembok berbagai tempat di Surabaya.

Untuk mempercepat pembuatan mural di tembok rumah warga Wonokromo kali ini, Bims dibantu puluhan pekerja dari satgas Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Tata Ruang Pemerintah Kota Surabaya.(tok/rst)
top