suarasurabaya.net

64 Orang Korban Bom di Tiga Gereja Mendapat Santunan Kerusakan Motor
Laporan Zumrotul Abidin | Jumat, 05 Oktober 2018 | 13:33 WIB

Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya memberikan dana sumbangan yang dihimpun dari donasi dari seluruh warga Surabaya yang dihimpun Pemkot Surabaya. Foto: Humas Pemkot Surabaya
suarasurabaya.net| Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya secara resmi menyerahkan santunan uang kerusakan kendaraan bermotor kepada 64 orang korban dari 3 perwakilan gereja yang terkena musibah bom pada bulan Mei lalu.

Bantuan sebesar Rp 226.198.000 itu merupakan donasi dari seluruh warga Surabaya yang dihimpun Pemkot Surabaya.

Masing-masing korban menerima uang sesuai dengan kerusakan kendaraan yang dialami. Mulai dari Rp 300 ribu sampai Rp10 juta rupiah, besar sumbangan tergantung jenis kerusakannya.

Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya menyampaikan permohon maaf atas keterlambatan dalam memberikan bantuan. Keterlambatan ini bukan disengaja, melainkan harus diverifikasi dengan detail dan benar bersama Kejaksaan, Kepolisian, BPK, Samsat dan pihak asuransi. Risma juga berpesan agar warga Surabaya semakin kuat tangguh set3lah kejadian memilukan itu.

"Biar jelas itung-itungannya serta tidak ada celah hukum yang dapat merugikan kedua belah pihak di kemudian hari," ujar Risma di lobby balai kota lantai 2, pada Jumat (5/10/2018).

Sementara itu, Imam Siswandi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Surabaya mengatakan, sebelum menerima santunan berupa uang, para korban kerusakan kendaraan terlebih dahulu menyerahkan KTP dan nomor rekening ke pihak Kesra. Sebab, uang tidak diberikan secara tunai, melainkan di transfer.

Sedangkan untuk mereka yang belum memiliki rekening, Pemkot Surabaya menyediakan jasa pembukaan nomor rekening baru melalui Bank Jatim.

Niken (25) jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Diponegoro yang kendaraan R-2nya mengalami kerusakan cukup berat akibat bom, mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemkot Surabaya.

Baginya, Pemkot Surabaya sangat peduli dan tidak lupa kepada mereka yang juga terkena dampak bom.

"Puji Tuhan, pemkot sangat merespon dan bertanggung jawab kepada kami semua," tutur Niken seusai acara penerimaan bantuan. (bid/tin/rst)
top