suarasurabaya.net

Pakar Geologi: Gempa Situbondo, Gerakan Patahan Baru Sesar Kambing
Laporan Zumrotul Abidin | Kamis, 11 Oktober 2018 | 10:52 WIB

Ilustrasi. Grafis: Purnama suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Rovicky Dwi Putrohari pakar Geologi mengatakan, gempa yang terjadi Kamis (11/10/2018) dini hari di Pulau Sumenep dan Situbondo merupakan gerakan dari patahan baru bernama Sesar Kambing.

Rovicky mengatakan, Sesar Kambing ini berada di dasar laut yang sifatnya mengangkat bagian tanah ke permukaan. Sehingga hal ini yang mengakibatkan tumbuhnya Pulau Kambing di Sumenep (Madura), Jawa Timur.

Dia mengatakan, selain Sesar Kambing ada sesar besar yang berada di sebelah utara Jatim yaitu sistem Sesar Rembang, Madura, Kangean, Sakala yakni patahan besar dari sebelah utara Jatim memotong sampai arah Madura dan berhenti di Kangean Sumenep. Kemudian ada belokan patahan membentuk sesar baru bernama Sesar Kambing.

"Kami duga sesar ini sifatnya naik seperti di Lombok kemarin, sesar Kambing ini yang diduga menjadi pulau Kambing di timur Pulau Madura," ujarnya kepada suarasurabaya.net, Kamis siang.

Rovicky mengatakan, sesar ini berada di bawah permukaan laut. Butuh survei dari pemerintah agar memperoleh data peta patahan di laut yang aktif.

Dia mengatakan, gempa di atas skala 6,3 biasanya sudah tidak terjadi ada susulan. Tapi berpotensi berpengaruh patahan atau sesar yang lain.

"Patahan Sesar Kambing ini arahnya sifatnya lokal. Tapi, ini yang Rembang ini besar. Seperti Palukoro di Palu. Bisa jadi ke arah timur ke Bali. Peta patahan bawah laut kita belum lengkap selama ini," katanya. (bid/tin/ipg)

B E R I T A    T E R K A I T
  • Terhitung 14 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Situbondo
  • Tiga Warga Sumenep Meninggal Akibat Gempa Situbondo
  • Gempa 6,3 SR Guncang Situbondo
  • BPBD Situbondo: Belum Ada Laporan Korban Gempa
  • BMKG: Gempa Situbondo Berjenis Dangkal
  • Soekarwo Terbang ke Sapudi Pascagempa di Jawa Timur
  • top