suarasurabaya.net

Mengenang Kemerdekaan Papua Barat, AMP Bawa Bintang Kejora Turun Jalan
Laporan Agung Hari Baskoro | Sabtu, 01 Desember 2018 | 12:54 WIB

Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) turun jalan mengenang kemerdekaan Papua Barat di Jalan Pemuda, Surabaya, Sabtu (1/12/2018). Foto: Istimewa
suarasurabaya.net| Ratusan mahasiswa Papua yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) turun jalan mengenang kemerdekaan Papua Barat di Jalan Pemuda, Surabaya, Sabtu (1/12/2018). Mereka turun jalan untuk memperingati 1 Desember 1961 sebagai Hari Kemerdekaan Papua Barat atas Belanda.

Tanggal tersebut diperingati sebagai salah satu hari penting bagi rakyat Papua yang terus diperingati. Tak hanya itu, pada aksi ini, mereka menuntut agar rakyat Papua diberi kesempatan untuk menentukan nasibnya sendiri sebagai solusi demokratis.

Dimulai sejak pukul 06.30 WIB, mereka memakai berbagai atribut Papua Merdeka seperti kaos, ikat kepala, dan poster yang bergambar Bintang Kejora. Salah satu poster yang dibawa pendemo bertuliskan There's No Happiness In Indonesia Collonialism.


Massa APM mengenakan atribut Papua Merdeka. Foto: Baskoro suarasurabaya.net

Tak hanya mahasiswa Papua yang turun jalan, beberapa ormas kontra juga hadir untuk menghalau massa. Ormas-ormas kontra tersebut diantaranya Pemuda Pancasila, Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKKPI), dan Laskar Merah Putih.

Setelah orasi-orasi yang dilontarkan oleh mahasiswa Papua, sempat terjadi aksi lempar batu dan botol air mineral antara mahasiswa Papua dan kubu kontra yang terdiri dari beberapa ormas di Surabaya tersebut. Namun, aksi yang dijaga ketat oleh pihak kepolisian ini akhirnya bisa berjalan kondusif.

Kompol Rety Suasmaningsih Kasub Bag Humas Polrestabes Surabaya menyebut, ada 1.055 personel yang diterjunkan pada aksi ini. Beberapa kendaraan anti huru-hara juga disiagakan di Jalan Pemuda untuk menghalau massa aksi yang berusaha merangsek masuk ke Jalan Gubernur Suryo untuk menuju Gedung Negara Grahadi.

Petugas akhirnya berhasil membuat massa aksi untuk kembali ke asrama mereka di Jalan Kalasan, Pacar Keling, Surabaya pada pukul 09.00 WIB. Mereka berjalan pulang dengan dikawal polisi dan kendaraan Water Cannon. (bas/tin/ipg)
top