suarasurabaya.net

Bertemu Dengan Bupati Gresik, Guru yang Ditantang Diusulkan Jadi PPPK
Laporan Anggi Widya Permani | Jumat, 15 Februari 2019 | 12:32 WIB

Siswa SMP Wringinanom Gresik meminta maaf kepada gurunya di Polsek Wringinanom ini, Minggu (10/2/2019). Foto: Istimewa
suarasurabaya.net| Nur Kalim (30) seorang guru di Gresik masih menjadi sorotan atas kesabarannya menghadapi perlakuan tidak terpuji dari muridnya. Banyak yang menilai, sosok Kalim sangat menginspirasi dan patut diberikan apresiasi karena sifat sabar dan kegigihannya dalam mengajar.

Ini ternyata juga direspon oleh Sambari Halim Radianto Bupati Kabupaten Gresik. Kemarin (14/2/2019), secara khusus Nur Kalim sudah bertemu dengan Sambari di ruang kerjanya, di Kantor Bupati Gresik.

Su'udin Kasubag Humas Pemkab Gresik mengatakan, pertemuan itu berlangsung sekitar satu jam. Dalam kesempatan itu, Sambari mengaku sangat mengapresiasi kesabaran Kalim. Dia menilai, sifat yang dimiliki Kalim patut menjadi contoh bagi guru-guru lainnya.

"Iya benar, kemarin Pak Kalim sudah bertemu dengan Pak Bupati. Rencananya mau ke Wringinanom, tapi tidak jadi kesana karena Pak Kalim sedang dibawa oleh pihak media. Jadi bertemu di ruang kerjanya, selama satu jam kemarin," kata Su'udin, saat dikonfirmasi suarasurabaya.net, Jumat (15/2/2019).

Tidak hanya mengapresiasi sosok Kalim, kata dia, Sambari Bupati Gresik juga berencana akan mengusulkan Nur Kalim menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Pemkab Gresik. Namun, Kalim nantinya tetap mengikuti prosedur yang sudah ditentukan.

"Soal itu (PPPK, red), Pak Kalim tetap harus melalui proses admnistrasi terlebih dahulu. Nanti akan kita proses sebagaimana mestinya. Kalau ada yang lain, Pak Kalim akan kami prioritaskan menjadi nomor satu. Jadi, Pak Bupati tidak janji dalam hal ini. Tapi akan memprioritaskan beliau," kata dia.

Sebelumnya, Nur Kalim ramai dibicarakan setelah video perbuatan tidak terpuji murid terhadapnya tersebar di media sosial. Melalui video itu, guru pengampu mata pelajaran IPS ini dikenal sebagai sosok yang sabar.

Tidak heran, banyak pihak yang merasa empati kepadanya dan memberikan sejumlah apresiasi atas kesabaran. Seperti beberapa waktu lalu, Nur Kalim mendapatkan hadiah tak terduga dari salah satu perusahaan di Jakarta.

Siapa sangka, guru honorer yang mengajar pelajaran IPS ini mendapatkan hadiah umrah. Rencananya, pria berusia 30 tahun ini akan berangkat ibadah umrah pada 12 Maret mendatang bersama 9 orang lainnya, yang memiliki cerita hampir sama seperti Kalim. (ang/dwi)
top