suarasurabaya.net

Pemerintah Jepang Tandatangani Hibah 2019 Bantu Lamongan dan Magetan
Laporan J. Totok Sumarno | Kamis, 14 Maret 2019 | 19:02 WIB

Penandatanganan Hibah 2019 dari pemerintah Jepang. Foto: Humas Konjen Jepang
suarasurabaya.net| Pemerintah Jepang melalui Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya melakukan penandatanganan Kontrak Bantuan Hibah Grassroots untuk Keamanan Manusia pada 2 lembaga bidang pendidikan dan kesehatan.

Bantuan ini merupakan keseriusan pemerintah Jepang untuk terus berkontribusi pada dunia di bidang keamanan manusia khususnya di Kabupaten Lamongan dan bidang kesehatan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Penandatanganan bantuan ini dilakukan Masaki Tani Konsul Jenderal Jepang di Surabaya bersama S. Al Amarul Qomari Kepala Sekolah MI Al-Hikmah, dan Suud Bawazir Ketua Lembaga Jalin Nusa, beserta beberapa perwakilan dari masing-masing lembaga.

Pada sambutannya Masaki Tani Konsul Jenderal Jepang di Surabaya, menyampaikan bahwa bantuan hibah yang diberikan ini bertujuan untuk menyebarkan bantuan pada tingkat akar rumput.

Pemerintah Jepang memberikan bantuan ini agar masyarakat di negara-negara berkembang dapat memenuhi kebutuhan dasar sebagai manusia dan meningkatkan kesejahteraan daerah penerima bantuan hibah.

Melalui seleksi yang ketat telah terpilih Proyek Pembangunan Gedung Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Lamongan serta Proyek Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak melalui Pembangunan Polindes dan Pelatihan Kader Desa di Kabupaten Magetan.

Kepada lembaga pelaksana proyek, Masaki Tani menambahkan agar tidak lupa untuk teteap bersemangat dan melaksanakan proyek dengan benar dan tepat.

"Semoga hibah ini memberikan manfaatt bagi masyarakat setempat dan menjadi satu diantara kesmepatan untuk terus mempererat persahabatan antara kedua negara, Indonesia dan Jepang," tegas Masaki Tani.

Proyek bantuan Hibah 2019 dari pemerintah Jepang diberikan untuk proyek Pembangunan Gedung Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur diterima Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Hikmah, desa Gempolmanis, Lamongan.

MI Al Hikmah memiliki 125 murid serta 6 kelas yang dibangun dari kayu, kemudian dirobohkan pada pertengahan tahun 2018 karena kondisinya yang tua dan berbahaya untuk dijadikan tempat belajar siswa-siswi.

Proyek ini akan dibangun gedung sekolah 2 lantai yang terdiri dari 6 kelas. Diharapkan pembangunan ini dapat memperbaiki lingkungan pendidikan MI Al-Hikmah Desa Gempolmanis, Lamongan.

Proyek lain yang menerima Hibah 2019 dari pemerintah Jepang adalah, proyek Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak melalui Pembangunan Polindes dan Pelatihan Kader Desa di Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Desa Tegalarum, Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan merupakan desa perbatasan dengan Kabupaten Madiun dengan fasilitas kesehatan yang sangat terbatas. Selain itu, untuk mengurangi angka komplikasi ibu hamil dan balita kurang gizi, diperlukan peningkatan kesadaran mengenai kesehatan ibu dan anak di desa Tegalarum.

Dalam proyek ini dijadwalkan akan dibangun 1 fasilitas Polindes serta pengadaan peralatan pendukung tindakan medis dan pelatihan pengkaderan ibu-ibu posyandu di Desa Tegalarum, Magetan.(tok/rst)
top