suarasurabaya.net

Aksi Teatrikal, Sebagai Empati Buat Selandia Baru
Laporan J. Totok Sumarno | Senin, 18 Maret 2019 | 13:00 WIB

Aksi teatrikal pelajar SMP Muhammadiyah 11 Surabaya empati untuk Selandia Baru. Foto: Totok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Puluhan pelajar siswa dan siswi SMP Muhammadiyah 11 Surabaya, menggelar aksi turun ke jalan sambil membentangkan poster dan menggelar aksi teatrikal sebagai ungkapan empati atas peristiwa kekerasan di Selandia Baru yang menewaskan puluhan orang.

Para pelajar masih mengenakan seragam sekolah, membawa sejumlah poster dan spanduk, mengungkapkan empati bagi warga masyarakat Selandia Baru yang Jumat (15/3/2019) mengalami sebuah peristiwa teroe penembakan di sebuah masjid.

Pray for Muslim New Zealand tertulis pada sebuah spanduk warna hitam yang dibawa pelajar kemudian dibentnagkan disisi kiri jalan dekat perempatan Jl. Demak, sehingga menarik perhatina pengguna jalan yang melintas.

Ditengah aksi membentangkan spanduk dan poster, beberapa siswa memainkan teatrikal. Satu diantara pelajar mengenakan jaket warna hitam bertopi sambil membawa senjata mainan mondar-mandir di atas zebra cross, lelau menembakkan senjatanya ke arah kerumunan pelajar.

Beberapa pelajar berjatuhan akibat tembakan senjata tadi. Mereka langsung ditepikan diatas trotoar. Satu diantara tubuh yang jatuh tertembak itu ditutupi dengan spanduk. Satu diantara guru yang menyertai pelajar SMP Muhammadiyah 11 Surabaya beraksi, mengambil posisi untuk menggelar Sholat Jenazah.

Aksi teatrikal yang dilakukan para pelajar mendapat perhatian pengguna jalan yang sedang berada pada posisi lampu merah. Beberapa pengendara kendaraan mencoba mengabadikan aksi teatrikal dan aksi empati untuk Selandia Baru oleh pelajar SMP Muhammadiyah 11 Surabaya.

Beberapa siswi membawa poster yang juga bertuliskan: Pray for Muslim New Zealand masih tetap berdiri disudut jalan sisi kiri dekat traffic light Jl. Demak untuk menyampaikan empati dna duka bagi masyarakat Selandia Baru.

Arief himawan Kepala SMP Muhammadiyah 11 Surabaya menyampaikan bahwa aksi kali ini mengajak pelajar untuk berempati terhadap sesama saudara muslim di Selandia Baru yang mengalami kekerasan.

"Semoga ini menjadi bagian dari latihan para pelajar untuk memiliki rasa empati terhadap sesama saudara muslim. Aksi ini semoga menjadi awal bagi pelajar kami bisa ikut merasakan empati atas penderitaan sesama manusia dibagian negara lain sekalipun," tegas Arief Himawan.

Usai menggelar aksi dan teatrikal, pelajar bersama guru SMP Muhammadiyah 11 Surabaya bersama-sama meninggalkan lokasi aksi didekat perempatan Jl. Demak yang tidka jauh dari lokasi sekolah.(tok/rst)
top