suarasurabaya.net

Auditorium Widya Mandala Topping Off, Lengkapi Prasarana UKWMS
Laporan J. Totok Sumarno | Senin, 25 Maret 2019 | 20:02 WIB

Topping off gedung Auditorium Widya Mandala meningkatkan prasarana perkuliahan di UKWMS. Foto: Humas UKWMS
suarasurabaya.net| Pembangunan Gedung Auditorium Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) sudah berjalan setahun tepat pada Senin (25/3/2019) memasuki tahap akhir pembangunan struktur ditandai dengan topping off.

Gedung Auditorium dan Function Hall seluas lebih kurang 8.000 meter persegi ini terdiri dari tiga lantai, dan dijadwalkan menjadi fasilitas tambahan yang penting dan berfungsi untuk menunjang keseluruhan proses aktivitas pendidikan di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS).

"Lantai satu akan difungsikan sebagai plaza Ruang Terbuka untuk tempat interaksi antar anggota sivitas akademika Widya Mandala, dengan beberapa cafetaria, menunjang kebutuhan aktivitas mahasiswa sekaligus untuk student exhibition center, galeri untuk memamerkan karya-karya mahasiswa, atau exhibition karya karya ilmiah," terang Prof. Dr. Arsono Laksamana, SE., CPA., pengurus Yayasan Widya Mandala Surabaya (YWMS), sekaligus Ketua Proyek Pembangunan Gedung.

Lantai dua berfungsi sebagai penunjang dengan dilengkapinya ruang-ruang meeting besar dan kecil untuk penyelenggaraan seminar, simposium dan exhibition.

Sedangkan lantai tiga merupakan ruangan auditorium dengan kapasitas 2.000 orang, dengan fungsi utama sebagai tempat pelaksanaan kegiatan-kegiatan universitas, seperti wisuda dan pertemuan akbar.

Sementara itu acara topping off Gedung Auditorium UKWMS Kampus Pakuwon City, Senin (25/3/2019) ditandai dengan Ibadat Sabda, dan penutupan bagian penyelesaian akhir atap teratas bagian gedung secara bergantian oleh Msgr. V. Sutikno Wisaksono Uskup Surabaya bersama Prof. Drs. Ec. Henky Supit, Ak., C.A sebagai Ketua Umum Pengurus Yayasan Widya Mandala Surabaya, Prof. Arsono sebagai Ketua Pembangunan Yayasan Widya Mandala, Drs. Kuncoro Foe, Ph.D., Rektor UKWMS dan tim proyek pembangunan.

Acara seremonial seluruhnya dilaksanakan di lantai satu auditorium, usai Ibadat Sabda dan topping off, dilanjutkan pemotongan dua tumpeng sebagai bentuk ucapan syukur.

Pemotongan tumpeng pertama dilakukan oleh Uskup untuk diberikan kepada Ketua YWMS, dan pemotongan tumpeng kedua dilakukan oleh Ketua Umum YWMS yang diberikan kepada kontraktor.

Gedung ini direncanakan selesai pada awal Desember 2019 dan diharapkan akan mulai dapat dioperasikan pada awal tahun 2020. Diharapkan agar bangunan ini akan menjadi salah satu aset kota Surabaya yang dapat melayani kebutuhan internal dan akademis di Surabaya.(tok/ipg)
top