suarasurabaya.net

Awas! Jangan Merokok Sambil Berkendara
Laporan Zumrotul Abidin | Jumat, 05 April 2019 | 20:28 WIB

Tim Patroli Dishub Surabaya bergabung Satlantas Polrestabes Surabaya mensosialisasikan larangan merokok sambil berkendara di Jalan Raya Darmo, Surabaya, Jumat (5/4/2019). Foto: Instagram @dishubsurabaya
suarasurabaya.net| Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya bersama Satlantas Polrestabes Surabaya mulai melakukan sosialisasi aturan larangan merokok saat berkendara. Sosialisasi akan dilakukan sebulan penuh selama bulan April ini.

Selama masa sosialisasi, sanksi belum diterapkan. Pengendara yang kedapatan merokok saat berkendara, sementara akan diberi teguran dan peringatan.

Irvan Wahyudrajat Kepala Dishub Surabaya mengatakan sosialisasi akan dilakukan lebih masif pada Senin (8/4/2019) mendatang. Sosialisasi Peraturan Menteri Perhubungan No. 12 tahun 2019 ini akan dilakukan sebulan penuh.

Irvan mengatakan, setelah sosialisasi sebulan, Dishub akan menggelar operasi gabungan dengan Kepolisian dan TNI untuk mengawasi para pengendara motor.

Untuk sanksinya, Irvan belum memastikan apakah dalam bentuk tilang atau didenda ditempat. Sebab, meski dalam Permenhub No. 12 tahun 2019 tidak disebut dendanya, tapi dalam Undang-Undang 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pengemudi yang melakukan aktivitas lain atau kedapatan merokok terancam kurungan maksimal 3 bulan atau denda Rp 750 ribu.

"Kami akan sosialisasi dulu tentang bahaya merokok dapat mengganggu konsentrasi berkendara," katanya.

Sementara itu, AKP Muhammad Suud Kaur Bin Ops Satlantas Polrestabes Surabaya mengatakan bahwa ini masih dalam tahap sosialisasi. Kalau merujuk aturan Undang Undang No. 22 tahun 2009 tentang LLAJ, pelanggaran ini ada sanksinya.

"Sanksi atas pelanggaran tertuang dalam pasal 283 UU LLAJ. Yakni pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp 750 ribu," katanya. (bid/tin/ipg)
top