suarasurabaya.net

Penyerang Novel Baswedan Diduga Tidak Berniat Membunuh, Tapi Menyengsarakan
Laporan Muchlis Fadjarudin | Rabu, 17 Juli 2019 | 19:56 WIB

Irjen (Pol) Muhammad Iqbal Kadiv Humas Polri. Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Irjen (Pol) Muhammad Iqbal Kadiv Humas Polri menjelaskan, dalam temuan Tim pakar atau Tim Pencari Fakta (TPF) bentukan Kapolri itu, ada temuan yang baru dibuka ke publik hari ini. Yang pertama, ada dugaan niat pelaku hanya sebatas menyengsarakan, tidak berniat membunuh.

Menurut Iqbal, asam Sulfat (H2 SO4) yang disiramkan ke wajah Novel Baswedan penyidik Komisi Pemberantasaan Korupsi (KPK) tidak pekat. Kalau pekat, baju yang dikenakan Novel bisa bolong-bolong terkena cairan itu.

"Kita sudah memeriksa dengan scientific bahwa H2 SO4/Asam Sulfat yang digunakan pelaku menyiram saudara novel itu tidak pekat. Kalau pekat, sudah bolong- bolong baju gamis yang digunakan Novel. Pada waktu kejadian itu, baju Novel tidak rusak," ujar Iqbal dalam konferensi pers di gedung Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (17/7/2019).

Kata Iqbal, diduga pelaku sakit hati karena merasa dipermalukan oleh Novel.

"Memang pelaku kita duga disakiti hatinya, dipermalukan oleh saudara Novel. Nah, oleh karena itulah sekurang-kurangnya ada enam kasus yang saat ini kita coba dalami," tegas Iqbal.

Dia megatakan, kesimpulan dugaan sakit hati itu setelah Novel diwawancarai atau diinterview oleh TPF.

"Saudara Novel berkeyakinan bahwa dia tidak punya konflik pribadi, utang piutang perselingkuhan, warisan dan lain-lain. Nah Tim tentunya menduga ini ada kaitannya dengan penanganan kasus," kata dia.

Oleh karena itulah, kata Iqbal, untuk mendalami dan mengungkap kasus ini, Tim pakar merekomendasikan kepada Kapolri untuk membentuk Tim Teknis lapangan yang spesifik.

"Oleh karena itu pak Kapolri menunjuk Kabareskrim seorang perwira tinggi Polri berpangkat bintang tiga yang track recordnya tidak diragukan lagi yakni pak Komjen Idham Azis dengan semua Tim yang mempunyai kemampuan terbaik di bidangnya," pungkas Iqbal.(faz/dwi/rst)
top