suarasurabaya.net

Staf KBRI Berlin Datangi SMAN 15, Jelaskan Tentang Belajar di Jerman
Laporan J. Totok Sumarno | Selasa, 23 Juli 2019 | 19:14 WIB

Acara Informasi Jerman digelar di SMAN 15 Surabaya dihadiri staf KBRI Jerman di Berlin. Foto: Totok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Sharing knowledge belajar di Jerman serta banyak hal lain tentang Jerman, dilakukan Alwien Parahita, B.Sc., M.Sc., staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Jerman di Berlin hadir di SMAN 15 Surabaya, Selasa (23/7/2019).

"Karena memang layak dibagikan pengetahuan tentang Jerman. Khususnya tentang bagaimana belajar, studi atau apa saja tentang Jerman. Jangan sampai keliru memilih atau keliru studi yang justru akan merepotkan sendiri," terang Alwien.

Pemerintah Jerman, lanjut Alwien sangat peduli dengan pendidikan, dan melalui banyak program, satu diantaranya beasiswa memberikan kesempatan kepada pelajar atau mahasiswa untuk bisa belajar di Jerman.

"Ibaratnya, dana yang disediakan pemerintah untuk pendidikan itu sangat besar di Jerman. Termasuk dana untuk berbagai program dan beasiswa bagi pelajar. Sayang kalau ini tidak bisa diambil atau dimanfaatkan oleh pelajar disini. Karena itu gali semua keingintahuan tentang pendidikan di Jerman melalui sarana yang benar, dan dapat dipertanggungjawabkan," pesan Alwien.

Saat ini posisi Alwien adalah sebagai satu diantara staff KBRI Jerman di Berlin yang mempunyai tugas di bidang pendidikan. "Ada banyak warga Indonesia yang belajar di Jerman tetapi kemudian justru tidak dapat melanjutkan atau memilih program studi yang tidak sesuai. Itu jangan terjadi," tegas Alwien.

Acara yang digelar di aula SMAN 15 Surabaya tersebut, selain dihadiri guru Bahasa Jerman, para siswa, serta sejumlah orang tua siswa yang ingin mendapatkan informasi lengkap tentang pendidikan atau studi di Jerman.

Sementara itu, Johanes Mardijono kepala SMAN 15 Surabaya mengapresiasi kegiatanb yang dihadiri Alwien Parahita ini. "Semoga para siswa dan orang tua siswa dapatmengambil berbagai informasi tentang Jerman, karena penyampainya atau nara sumbernya adalah staf KBRI di Jerman, ini sangat bermanfaat," pungkas Johanes.(tok/ipg)
top