suarasurabaya.net

Rumah Kadishub Jatim Digeledah KPK, Khofifah: Ojo Takon Aku Ta Rek
Laporan Denza Perdana | Rabu, 07 Agustus 2019 | 22:29 WIB

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur. Foto: dok. Humas Pemprov Jatim
suarasurabaya.net| Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur menanggapi penggeledahan rumah Fattah Jasin Kepala Dinas Perhubungan (DIshub) Jatim oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (7/8/2019) malam.

Rabu malam ini, sejak sekitar pukul 20.00 WIB, Khofifah menyambut Erick Thohir pengusaha media yang sempat menjabat Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Amin dalam sebuah perjamuan makan malam di Gedung Negara Grahadi.

Mengenai penggeledahan rumah Fattah Jasin Kadishub dan Kantor Dishub Jatim di Jalan Ahmad Yani oleh KPK, yang diduga terkait kasus korupsi di Tulungagung pada 2018 lalu, Khofifah enggan berkomentar banyak.

"Wis, rek, nek kasus 2018 ojo takon aku ta rek (sudahlah, teman-teman, kalau kasus 2018 jangan tanya ke saya). Kita berikan kesempatan bagaimana proses hukum berjalan. Sampeyan kok takon aku," katanya.

Sampai Rabu malam pukul 20.11 WIB, enam penyidik KPK menggeledah rumah Fattah Jasin Kadishub Jatim. Dari rumah di Jalan Nginden Intan Tengah itu, KPK membawa satu koper dan satu kardus berisi dokumen.

Selain Kantor Dishub dan rumah Fattah, hari ini penyidik KPK juga menggeledah rumah Ahmad Sukardi Mantan Sekdaprov Jatim. Dari rumah di Perumahan Sidosermo Indah itu, KPK membawa sitaan dalam satu koper dan beberapa tas.

Perlu diketahui, Fattah Jasin dan Ahmad Sukardi sebelumnya sempat dipanggil KPK sebagai saksi atas kasus dugaan korupsi dengan tersangka kepala daerah, staf OPD, dan anggota DPRD Tulungagung.

Dari penyidikan kasus sejumlah proyek di Tulungagung yang memakai anggaran APBD itu, KPK telah menetapkan sejumlah tersangka. Salah satunya Supriyono Ketua DPRD Tulungagung.(den)
top