suarasurabaya.net

PMK Kesulitan Padamkan Titik Api di Krian
Laporan Agustina Suminar | Selasa, 13 Agustus 2019 | 21:42 WIB

Empat unit PMK berusaha untuk memadamkan api di lahan kosong bekas pabrik gula, Krian, Sidoarjo, Selasa (13/8/2019). Foto: Istimewa
suarasurabaya.net| Kebakaran yang terjadi di lahan kosong bekas pabrik gula di Krian, Sidoarjo, Selasa (13/8/2019), masih dalam proses pemadaman. Namun dalam upaya ini, 4 unit PMK yang diterjunkan mengalami kesulitan untuk menjangkau titik api.

Menurut Ipda Ony Purnomo Panit Lantas Polres Krian, hambatan ini dikarenakan lokasi titik api yang jauh di tengah-tengah lahan, sehingga peralatan milik PMK tidak mampu mencapai sumber api tersebut.

Untuk itu, pihaknya terpaksa hanya melakukan lokalisir lokasi, agar api tidak merembet ke perumahan penduduk.

"Untuk ke dalam cukup jauh, jadi PMK hanya melokalisir agar jangan sampai api ke pemukiman dan jalan. Karena ini (api) di tengah-tengah, susah sekali," ujarnya kepada Radio Suara Surabaya.


Api yang berada di lahan kosong bekas pabrik gula, Krian. Foto: Istimewa

Ia menjelaskan, meski unit PMK yang diterjunkan ditambah, hal tersebut tidak menjadi solusi karena panjang selang milik PMK tidak cukup menjangkau pusat api.

"Selangnya 20 meteran saja, tidak mungkin menjangkau ke lokasi, karena cukup luas lahannya. Jadi kita basahi di sekitaran pemukiman sambil kita pantau, angin ini mengarah kemana," katanya.

Lahan kosong yang terbakar merupakan bekas pabrik gula, namun telah rata dengan tanah. Diduga, lahan kosong tersebut sempat digunakan untuk penampungan sampah. Ini terlihat dari beberapa sampah dan ban bekas yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Akibat kejadian ini, lalu lintas dari Surabaya arah Mojokerto menjadi terhambat. Sehingga polisi memberlakukan pengalihan arus melewati bypass Krian.

"Untuk pengguna jalan, agar lebih nyamannya mending dihindari saja, mending lewat bypass saja," tutupnya.(tin/ipg)
top