suarasurabaya.net

Jokowi Presiden Berikan Penghargaan kepada 29 Tokoh
Laporan Farid Kusuma | Kamis, 15 Agustus 2019 | 16:18 WIB

Joko Widodo Presiden bersiap menyematkan tanda penghargaan kepada 29 tokoh yang dinilai berjasa untuk Bangsa dan Negara Indonesia, Kamis (15/8/2019), di Istana Negara, Jakarta. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net| Joko Widodo Presiden, siang hari ini, Kamis (15/8/2019), memberikan tanda kehormatan kepada 29 tokoh yang dinilai berjasa untuk Bangsa dan Negara Indonesia.

Tanda Kehormatan dibagi enam kelompok, yaitu Bintang Mahaputera Utama, Bintang Mahaputera Naraya, Bintang Jasa Utama, Bintang Jasa Pratama, Bintang Jasa Naraya, dan Bintang Budaya Parama Dharma.

Upacara penyematan bintang tanda penghargaan itu berlangsung di Istana Negara, Komplek Istana Kepresidenan Jakarta.

Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 72 TK 2019.

Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa berdasarkan Keppres Nomor 73 TK tahun 2019, dan Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma berdasarkan Keppres Nomor 74 TK tahun 2019.

"Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Presiden Republik Indonesia, memutuskan, menetapkan, dan seterusnya. Kesatu, menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Mahaputra kepada mereka yang nama dan jabatan atau profesinya tersebut pada lampiran keputusan ini, sebagai penghargaan atas jasa-jasanya yang luar biasa di berbagai bidang, yang bermanfaat bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa dan negara," kata Basuki Nugroho Pelaksana Harian Sekretaris Militer dalam upacara di Istana Negara.

Empat orang yang mendapat Bintang Mahaputera Utama, masing-masing Harifin Andi Tumpa Ketua Mahkamah Agung periode 2009-2012, Moermahadi Soerja Djanegara Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2017-sekarang, Hadi Poernomo Ketua BPK periode 2009-2014, dan Harry Azhar Aziz Ketua BPK periode 2014-2017.

Kemudian, empat orang penerima Bintang Mahaputera Nararya adalah Arifin Panigoro pendiri dan penasihat PT Medco Internasional, Sofjan Wanandi Ketua Tim Ahli Wakil Presiden, almarhum Tengku Nasaruddin Said Effendy akademisi serta budayawan, dan almarhumah Siti Maryam Muhammad Salahuddin ilmuwan kebudayaan daerah Bima.

Selain itu, Jokowi Presiden juga memberikan tanda kehormatan Bintang Jasa Utama kepada 15 tokoh, di antaranya Abdul Kadir Mappong Wakil Ketua MA periode 2009-2013, Achsanul Qosasi Anggota III BPK periode 2017-2019, dan Darmono Wakil Jaksa Agung periode 2009-2013.

Penghargaan serupa juga diberikan untuk Ronny F. Sompie Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Soedarmo Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, dan Prajogo Pangestu Presiden Komisaris PT Barito Pacific.

Jokowi Presiden memberikan tanda kehormatan Bintang Jasa Pratama kepada Ardan Adiperdana Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) periode 2015-sekarang, dan Syarif Fasha Wali Kota Jambi.

Lalu, Bintang Jasa Nararya diberikan Presiden kepada Nur Rochmad Jaksa Agung Muda Pidana Umum periode 2015-2019.

Sementara itu, Bintang Budaya Parama diberikan kepada almarhum Moehammad Sjafei guru dan pendiri INS Kayutanam Sumatera Barat, almarhum Karaeng Pattingaloang Perdana Menteri Gowa dan Raja Tallo, dan almarhumah Siti Baroroh Baried dosen filologi.

Berikut 29 tokoh Indonesia yang menerima tanda kehormatan dari Joko Widodo Presiden, Kamis (15/8/2019):

Bintang Mahaputera Utama
1. Harifin Andi Tumpa (Ketua Mahkamah Agung periode 2009-2012)
2. Profesor Moermahadi Soerja Djanegara (Ketua Badan Pemeriksa Keuangan periode 2017-sekarang)
3. Hadi Poernomo (Ketua BPK periode 2009-2014)
4. Profesor Harry Azhar Azis (Ketua BPK periode 2014-2017)

Bintang Mahaputera Naraya
1. Arifin Panigoro (Pendiri dan penasihat PT Medco Internasional Tbk)
2. Sofjan Wanandi (Ketua tim ahli Wakil Presiden)
3. Almarhum Tengku Nasaruddin Said Effendy (Akademisi dan budayawan)
4. Almarhumah Siti Maryam Muhammad Salahuddin (Ilmuwan kebudayaan daerah/kebudayaan Bima)

Bintang Jasa Utama
1. Abdul Kadir Mappong (Wakil Ketua MA bidang Yudisial periode 2009-2013)
2. Ahmad Kamil (Wakil Ketua MA bidang non-Yudisial periode 2009-2012)
3. Profesor Mohammad Saleh (Wakil Ketua MA bidang Yudisial periode 2013-2016)
4. Suwardi (Wakil Ketua MA bidang non-Yudisial periode 2014-2017)
5. Almarhum Syamsuhadi Irsyad (Wakil Ketua MA bidang non-Yudisial periode 2004-2007)
6. Prof Maria Farida (Hakim Konstitusi periode 2013-2018)
7. Achsanul Qosasi (Anggota III BPK periode 2014-2019)
8. Isna Yatun (Anggota V BPK periode 2017-sekarang)
9. Darmono (Wakil Jaksa Agung periode 2009-2013)
10. Djaman Andhi Nirwanto (Wakil Jaksa Agung periode 2013-2016)
11. Soedarmo (Dirjen Polpum Kemendagri)
12. Ronny Franky Sompie (Dirjen Imigrasi Kemenkumham)
13. Prajogo Pangestu (Presiden Komisaris PT Barito Pacific Tbk)
14. Theodore Permadi Rachmat (Wakil Presiden Komisaris PT Adaro Energy Tbk)
15. Almarhum Profesor Eddy Mulyadi Soepardi (Anggota VII BPK periode 2014-2019)

Bintang Jasa Pratama
1. Ardan Adiperdana (Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan periode 2015-sekarang)
2. Syarif Fasha (Wali Kota Jambi periode 2013-2018 dan 2018-2023)

Bintang Jasa Naraya
1. Nur Rochmad (Jaksa Agung Muda Pidana Umum periode 2015-2019)

Bintang Budaya Parama Dharma
1. Almarhum Moehammad Sjafei (Guru dan pendiri INS Kayutanam Provinsi Sumatera Barat)
2. Almarhum Karaeng Pattingalloang (Perdana Menteri Gowa dan Raja Tallo)
3. Almarhum Profesor Siti Baroroh Barried (Dosen fisiologi).(rid/tin/ipg)
top