suarasurabaya.net

Usai Jenguk Wiranto, Jokowi Presiden Ajak Masyarakat Memerangi Radikalisme
Laporan Farid Kusuma | Kamis, 10 Oktober 2019 | 17:42 WIB

Joko Widodo Presiden memberikan keterangan pers usai menjenguk Wiranto Menkopolhukam yang menjadi korban penusukan, Kamis (10/10/2019), di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Foto: Farid suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Joko Widodo Presiden, Kamis (10/10/2019) sore hari ini, menjenguk Wiranto Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), yang menderita luka tusukan.

Presiden tiba di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta Pusat, sekitar pukul 16.00 WIB, dan langsung masuk ke ruang perawatan bersama Pratikno Menteri Sekretaris Negara dan Dokter Terawan Agus Putranto Kepala RSPAD.

Sesudah menjenguk sekitar setengah jam, Jokowi Presiden memberikan keterangan kepada wartawan. Menurut Jokowi, Wiranto dalam kondisi sadar, dan akan menjalani operasi medis.

Pada kesempatan itu, Presiden meminta masyarakat ikut mendoakan kesembuhan Wiranto.

"Pak Wiranto masih dalam penanganan Tim Dokter di RSPAD,dalam proses operasi. Pada kesempatan ini, saya mohon doa restu seluruh masyarakat, seluruh Rakyat Indonesia agar beliau segera diberikan kesembuhan," ujarnya di RSPAD Jakarta.

Lebih lanjut, Jokowi mengungkapkan sudah memerintahkan Kapolri, Kepala BIN dan Panglima TNI untuk mengusut tuntas peristiwa itu sampai ke akarnya.

"Tadi siang langsung saya perintahkan Kapolri, Kepala BIN didukung TNI untuk mengusut tuntas, dan menindak tegas pelaku dan jaringan yang terkait peristiwa itu," tegasnya.

Mantan Wali Kota Solo itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat memerangi radikalisme dan terorisme di Indonesia.

"Kepada seluruh masyarakat kami ajak bersama memerangi radikalisme dan terorisme di Tanah Air. Hanya dengan upaya bersama, terorisme dan radikalisme bisa kita selesaikan dan berantas dari negara yang kita cintai," ucap Jokowi.

Seperti diketahui, Wiranto Menko Polhukam, sekitar pukul 12.00 WIB siang hari ini, Kamis (10/10/2019), menjadi korban aksi penusukan, sesudah menghadiri acara di Universitas Mathla'ul Anwar.

Peristiwa penusukan terjadi di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, beberapa saat Wiranto turun dari mobil, untuk naik helikopter kembali ke Jakarta.

Dua orang terduga pelaku langsung dibekuk aparat keamanan, berikut barang bukti benda tajam yang digunakan dalam aksinya. (rid/iss/ipg)
top