suarasurabaya.net

PBSI Sayangkan Penyerangan Wiranto, Akan Perketat Pengamanan
Laporan Ika Suryani Syarief | Kamis, 10 Oktober 2019 | 19:13 WIB

Wiranto Menkopolhukam RI menjadi korban penusukan oleh orang tidak di kenal di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). Foto: Istimewa
suarasurabaya.net| Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menyayangkan peristiwa penyerangan terhadap Wiranto Ketua Umum PP PBSI yang terjadi Kamis di Pandeglang, Banten, dan akan memperketat pengamanan terutama dalam kegiatan yang dihadiri oleh Wiranto.

"Kami dari PBSI sangat menyayangkan dan menyesalkan kejadian penyerangan terhadap Pak Wiranto yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal, bahkan sampai menyebabkan luka-luka," kata Achmad Budiharto Sekretaris Jenderal PP PBSI seperti dilansir Antara, Kamis (10/10/2019).

Atas kejadian tersebut, seluruh anggota organisasi PBSI berharap agar Wiranto bisa segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasanya, baik sebagai Menkopolhukan maupun Ketua Umum PP PBSI.

"Kami semua mendoakan supaya Pak Wiranto cepat sembuh dan bisa cepat kembali bekerja, karena pasti sudah banyak sekali tugas-tugas yang menanti beliau, banyak yang harus dipikirkan juga," ujar Budi.

Masih berkaitan dengan peristiwa penyerangan itu, PBSI berencana untuk memperketat pengamanan, terutama ketika sedang melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dihadiri oleh Wiranto.

"Keamanan pasti akan dievaluasi lagi dan mungkin akan diperketat. Kami pasti akan mengikuti aturan atau protap yang sudah ditentukan oleh pihak protokol," ungkap Budi.

Dia menambahkan dalam waktu dekat, Wiranto belum memiliki agenda khusus yang berkaitan dengan kegiatan bulu tangkis.

"Pak Wiranto belum ada agenda bulu tangkis dalam waktu dekat ini. Tapi sebentar lagi Kejuaraan Bulutangkis Dunia Junior 2019 berakhir dan biasanya Pak Wiranto yang melakukan penyambutan para juara. Makanya nanti kami atur lagi," tambah Budi.

Lebih lanjut, dia memastikan kegiatan-kegiatan di PBSI tidak akan terlalu terpengaruh dengan adanya kejadian penyerangan terhadap Wiranto tersebut. Seluruh kegiatan bulu tangkis tetap akan berjalan dengan normal.

"Kalau dibilang terpengaruh, sepertinya tidak. Karena organisasi ini kan berjalan secara kolektif. Jadi, semua agenda atau kegiatan bisa tetap berjalan seperti biasa," tutur Budi.

Menkopolhukam sekaligus Wiranto Ketua Umum PP PBSI diserang oleh orang tidak dikenal saat melakukan kunjungan kerja di daerah Pandeglang, Banten pada Kamis ini, Atas penyerangan tersebut, Wiranto terkena dua tusukan di perut dan saat ini dirawat di RSUD Berkah, Pandeglang.(ant/iss)
top