suarasurabaya.net

Jokowi Presiden: Kondisi Kesehatan Wiranto Sudah Stabil
Laporan Farid Kusuma | Jumat, 11 Oktober 2019 | 13:20 WIB

Joko Widodo Presiden memberikan keterangan pers usai menjenguk Wiranto Menkopolhukam yang menjadi korban penusukan, Kamis (10/10/2019), di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Foto: Farid suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Joko Widodo Presiden, Jumat (11/10/2019) siang hari ini, kembali menjenguk Wiranto Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), yang sedang dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Selesai memantau di ruang rawat inap selama sekitar 10 menit, Presiden mengatakan kondisi kesehatan Menkopolhukam sudah stabil, dan bisa berkomunikasi dengan baik.

Bahkan, menurut Jokowi, Wiranto yang kemarin malam menjalani operasi medis, mengatakan ingin segera keluar rumah sakit, supaya bisa kembali ikut rapat terbatas (ratas) dengan para Menteri Kabinet Indonesia Kerja.

"Saya tadi jenguk lagi Menko Polhukam Bapak Wiranto dan Alhamdulillah kondisinya sudah stabil, semakin baik. Tadi bisa berkomunikasi sudah berbicara dengan saya. Katanya, Pak saya ingin segera pulang ikut ratas lagi. Artinya, kondisi beliau sudah semakin baik. Kita berdoa bersama agar beliau segera diberikan pemulihan, kesembuhan secepatnya," ucap Jokowi.

Pada kesempatan itu, Presiden menegaskan pentingnya kewaspadaan dalam berbagai situasi di lapangan.

Supaya insiden penyerangan kepada pejabat negara tidak terulang, Jokowi mengatakan sudah memerintahkan Kapolri untuk menambah personel pengamanan.

Seperti diketahui, Wiranto Menko Polhukam, sekitar pukul 12.00 WIB, Kamis (10/10/2019), menjadi korban penusukan.

Penusukan terjadi di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, beberapa saat Wiranto turun dari mobil untuk naik helikopter kembali ke Jakarta.

Akibatnya, bagian perut Wiranto mengalami luka serius, sehingga mantan Panglima ABRI itu harus mendapatkan perawatan medis.

Dua orang terduga pelaku langsung dibekuk aparat keamanan, berikut barang bukti benda tajam yang digunakan dalam aksinya. (rid/dwi)
top