suarasurabaya.net

Pendakian Enam Gunung di Jatim Ditutup Karena Karhutla
Laporan Denza Perdana | Selasa, 22 Oktober 2019 | 18:34 WIB

Petugas BPBD Situbondo memantau kebakaran hutan di lereng Gunung Argopuro Situbondo. Senin (21/10/2019). Foto: BPBD Kabupaten Situbondo
suarasurabaya.net| Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di sejumlah bagian gugusan gunung yang ada di Jawa Timur. Setidaknya ada enam gunung dari empat gugusan gunung yang pendakiannya sudah ditutup.

Ada empat gugusan yang sebagian gunungnya mengalami karhutla. Taman Hutan Rakyat (Tahura) Raden Soerjo (Arjuno dan Welirang), Selingkar Ijen, Selingkar Wilis, dan Bromo-Tengger-Semeru.

Satriyo Nur Seno Kasie Kedaruratan BPBD Jatim menyebutkan gunung yang sudah ditutup untuk pendakian antara lain Gunung Arjuno dan Welirang, Gunung Ijen, Semeru, serta Gunung Kawi dan Wilis.

"Semeru itu hanya bisa diakses sampai pos tiga. Selebihnya post empat dan lima dilarang. Gunung Raung saya belum dapat informasi. Tapi sepertinya juga ditutup," ujarnya, Selasa (22/10/2019).

BPBD Jatim tidak secara langsung merekomendasi penutupan akses pendakian gunung yang mengalami karhutla. Larangan pendakian itu dikeluarkan pengelola.

Suban Wahyudiono Kepala BPBD Jatim menyebutkan, hari ini ada rapat di Markas Polda Jatim berkaitan penangangan Karhutla. Sejumlah pengelola gugusan gunung sudah menutup pendakian.

"Ada Tahura Raden Soerjo yang sudah menutup jalur pendakian, juga TNBTS dan Ijen. Yang jelas untuk daerah kebakaran sudah dilarang. Bahkan pendaki disuruh turun kalau memang ada," katanya.

Suban mengatakan, kebijakan pelarangan pendakian memang ada di masing-masing pemangku wilayah. Bagi gunung yang memang aman-aman saja, kata dia, tidak masalah pendakian tetap dibuka.(den/iss/ipg)

B E R I T A    T E R K A I T
  • 3.400 Hektare Hutan Terbakar, Karhutla Jatim Tahun Ini Paling Parah
  • top