suarasurabaya.net

Presiden Instruksikan Percepatan Rehabilitasi Infrastruktur Pascakerusuhan di Wamena
Laporan Farid Kusuma | Senin, 28 Oktober 2019 | 13:58 WIB

Joko Widodo Presiden meninjau Pasar Wouma di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, Senin (28/10/2019). Foto: Biro Pers Setpres
suarasurabaya.net| Di hari ketiga kunjungan kerjanya ke Provinsi Papua dan Papua Barat, Senin (28/10/2019), Joko Widodo Presiden meninjau langsung Pasar Wouma di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua.

Di tengah kunjungan itu, Presiden mengatakan akan memprioritaskan rehabilitasi pasar yang menjadi salah satu titik kerusuhan di Wamena, beberapa waktu lalu.

"Pasar Wouma ini merupakan pasar di mana rakyat, masyarakat menjual produk-produk pertanian yang dihasilkan oleh masyarakat di Wamena dan di sekitar Wamena. Baik itu dalam bentuk sayur, buah-buahan, dan juga barang-barang logistik yang diperlukan masyarakat Wamena dan sekitarnya. Sehingga ini kita berikan prioritas, didahulukan," kata Presiden.

Rehabilitasi Pasar Wouma sendiri ditargetkan akan rampung dalam waktu dua pekan. Pihak yang mengerjakan perbaikan dari Zeni TNI.

"Tadi saya sudah berikan target dua minggu rampung, dikerjakan oleh Zeni selesai. Insya Allah selesai dua minggu. Sudah langsung bisa dipakai, sehingga kegiatan ekonomi yang berada di pasar ini kembali pulih secepat-cepatnya," imbuhnya.

Buka cuma pasar, Presiden juga memerintahkan jajarannya untuk merehabilitasi rumah warga maupun rumah toko (ruko) yang rusak akibat kerusuhan. Menurutnya, perbaikan rumah warga akan dikerjakan secara swakelola, kerja sama Zeni dengan BUMN, supaya lebih cepat.

"Ini kita ingin semuanya dikerjakan cepat, kembali semuanya normal, ekonomi juga bergerak kembali normal. Saya kira itu yang kita harapkan di Wamena. Bukan hanya ekonomi di Wamena dan sekitarnya, kita harapkan di Tanah Papua juga sama. Saya mengecek beberapa di Papua Barat, di sini, akan normal kembali," jelasnya.

Sementara itu, untuk rehabilitasi kantor Bupati akan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Hingga saat ini, menurut Jokowi, perbaikan tersebut masih dalam proses.

"Yang penting cepat dikerjakan, anggarannya dari (Kementerian) PU," kata Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengimbau seluruh masyarakat belajar dari pengalaman dan menjadikannya pelajaran yang baik. Masyarakat juga harus memegang komitmen untuk bersatu membangun Tanah Papua.

"Kalau yang berada di sini semuanya memegang komitmen untuk tetap selalu bersatu, bersama-sama membangun Tanah Papua, saya kira kesejahteraan dan kemakmuran akan cepat kita peroleh," ungkapnya.

"Saya kira aparat TNI dan Polri siap menjamin keamanan agar roda ekonomi yang ada kembali normal. Ya negara ini, Indonesia adalah negara besar. Jadi kalau ada masalah, ada problem kita selesaikan. Yang paling penting masalahnya selesai," tandasnya.

Sebelum meninjau pasar, Presiden Jokowi terlebih dahulu meninjau dan mendengar penjelasan proyek pengembangan Bandara Wamena. Dari Pasar Wouma, Presiden kemudian meninjau kantor Bupati Jayawijaya yang juga menjadi titik kerusuhan di Wamena.

Saat meninjau Pasar Wouma, Presiden Jokowi didampingi oleh Ibu Negara Iriana, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Plt. Kapolri Komjen Ari Dono, Gubernur Papua Lukas Enembe, dan Bupati Jayawijaya Jhon Banua. (rid/tin)
top