suarasurabaya.net

Melawan Saat Ditangkap, Bandar Narkoba Asal Ngoro Mojokerto Ditembak Mati
Laporan Dwi Yuli Handayani | Rabu, 04 Desember 2019 | 16:00 WIB

Jenazah bandar narkoba asal Kecamatan Ngoro yang ditembak mati Petugas gabungan Satnarkoba Polres Mojokerto bersama Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Jatim saat akan dibawa ke rumah duka. Foto: Fuad reporter Radio Maja Mojokerto
suarasurabaya.net| Petugas gabungan Satnarkoba Polres Mojokerto bersama Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Jatim menembak mati seorang bandar narkoba asal Kecamatan Ngoro, Selasa (03/12/19) sekitar 17.30 WIB.

Kompol Toni Sarjaka Wakapolres Mojokerto mengatakan, penembakan pada bandar sabu atas nama Joko Adi Sutresno (33) warga Dusun Sekantong, Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto dilakukan karena pelaku berusaha melawan dan melarikan diri saat ditangkap.

Selain itu, lanjut dia, pelaku juga sudah menjadi target operasi petugas kepolisian sejak lama. Bahkan, saat beberapa kali dilakukan pengerebekan, pelaku berhasil lolos.

Kata Toni, sebelum menembak mati bandar sabu ini, petugas terlebih dulu mengamanakan seorang pria bernama Jun Sunaryo Budi asal Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Pasuruan.

"Ini pengembangan dari kasus sabu sebelumnya yang tersangkanya kami amankan di sebuah kontrakan Desa Jasem, Kecamatan Ngoro atas nama Jun Sunaryo Budi," ungkap Toni, Rabu (4/12/2019) pada Fuad reporter Radio Maja Mojokerto.

Dari hasil pengembangan, petugas kemudian mengeler pelaku pertama untuk menunjukkan keberadaan rumah pelaku lain yang tidak lain adalah Joko Adi Sutresno.

"Saat petugas masuk ke rumah Joko, pelaku langsung berusaha kabur dan melawan petugas. Oleh sebab itu kami berikan tindakan tegas dan terukur (tembak di tempat) terhadap pelaku," ujarnya.

Kata Toni, setelah terkena timah panas, pelaku sempat dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek untuk mendapatkan perawatan medis.

"Pelaku meninggal saat dirawat di rumah sakit," tandasnya.

Dari tangan kedua pelaku petugas hanya berhasil mengamankan barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 5,16 gram.

Sekitar Rabu (4/12/2019) pukul 01.30 WIB, jenazah pelaku langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Diketahui pelaku adalah seorang Pekerja Harian Lepas (PHL) di Rumah Sakit Pusdik Brimob Watukosek. (fad/dwi/rst)
top