suarasurabaya.net

Jokowi Presiden Ingatkan Petinggi BUMN Jangan Main-Main dengan Jabatan
Laporan Farid Kusuma | Jumat, 06 Desember 2019 | 21:45 WIB

Joko Widodo Presiden memberikan keterangan di sela kunjungan kerja di Kota Tangerang Selatan, Banten, Jumat (6/12/2019). Foto: Biro Pers Setpres
suarasurabaya.net| Keputusan Erick Thohir Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberhentikan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara dari posisi Direktur Utama PT Garuda Indonesia, mendapat dukungan Joko Widodo Presiden.

Jokowi mengatakan, sikap tegas Menteri BUMN memberhentikan pejabat yang terindikasi melakukan pelanggaran, merupakan pesan supaya seluruh jajaran pejabat tinggi BUMN bekerja dengan baik dan menjaga integritas.

Apa yang dilakukan Menteri BUMN, sambung Presiden, juga harus menjadi perhatian seluruh BUMN supaya pelanggaran tidak terjadi lagi di kemudian hari.

"Saya kira pesannya tegas sekali. Sudah, saya enggak akan mengulang. Jangan ada yang mengulang-ulang seperti itu lagi. Menteri BUMN kemarin sudah tegas sekali. Itu pesan untuk semuanya, jangan main-main," kata Presiden di sela kunjungan kerja ke Tangerang Selatan, Jumat (6/12/2019).

Seperti diketahui, latar permasalahan pencopotan Ari Askhara adalah penyelundupan onderdil Motor Harley Davidson dan Sepeda lipat merek Brompton yang ditemukan Tim Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan, di dalam pesawat baru milik Garuda Indonesia.

Dalam penerbangan perdana pesawat anyar tersebut dari pabrik Airbus di Prancis, Ari yang sebelumnya menjabat Direktur Utama Pelindo III, diketahui ada di dalam pesawat Airbus A3330-900 Neo.(rid/iss/ipg)

B E R I T A    T E R K A I T
  • Kasus Harley di Pesawat Baru, Menteri BUMN Copot Dirut Garuda
  • Kemenhub Jatuhkan Denda kepada Garuda Indonesia
  • Menkeu Selidiki Kemungkinan Pembawa Harley Ilegal Pasang Badan
  • Direktur Keuangan Ditunjuk Jadi Plt Dirut Garuda
  • top