suarasurabaya.net

Menpora Minta Maaf Indonesia Gagal Bawa Pulang Piala Thomas dan Uber
Laporan Jose Asmanu | Senin, 23 Mei 2016 | 10:35 WIB

Ilustrasi
suarasurabaya.net| Feeling Joko Widodo Presiden, regu Indonesia dapat membawa pulang ke tanah air piala Thomas dan Uber ternyata meleset.

Dalam grand final piala Supermasi bulu tangkis dunia di Cina, Minggu (22/5/2016), Indonesia kalah dengan Denmark.

Pada partai penentu, Iskan Maulana Mustofa pemain tunggal Indonesia tidak mampu menghadapi permainan Hans Kristian Pitinghaus tunggal putra asal Denmark. Sedangkan regu Uber Indonesia hanya melangkah sampai di perempat final.

Meskipun kecewa atas kekalahan regu Thomas Cup, Jokowi tetap mengucapkan selamat kepada tim Thomas dan Uber yang telah memiliki semangat juang cukup tinggi meskipun gagal.

"Denmark kan baru kali ini membawa pulang piala Thomas sedang Indonesia kan sudah sering," kata Jokowi.

Imam Nahrowi Menpora minta maaf kepada masyarakat atas kekalahan regu Thomas Cup dan Uber Indonesia.

Kekalahan ini harus menjadi bahan evaluasi ke depan, mungkin ada yang salah.

Menpora yang menyaksikan final piala Thomas di studio film kantor Menpora, berkeyakinan di atas kertas dan berbagai prediksi pengamat bulu tangkis, Indonesia menang melawan Denmark.

Tapi Iskan Maulana pemain single putra Indonesa pada partai hidup mati, gagal mengimbangi permainan Denmark Hans Kristian, membuat skor akhir 3-2 untuk Denmark.

"Tidak perlu saling menyalahkan, sekarang bagaimana jalan keluarnya agar kejayaan bulu tangkis bisa kita rebut kembali," kata Menpora. (jos/dwi)
top