suarasurabaya.net

Pecatur Putri Indonesia Berburu Gelar Juara di Turnamen Grandmaster Putri 2018
Laporan Agustina Suminar | Minggu, 29 April 2018 | 18:50 WIB

Dua pecatur putri Indonesia dalam Japfa GM Chess Tournament 2018. Foto: pbpercasi.com
suarasurabaya.net| Tiga pecatur putri Indonesia masih berada pada jalur perburuan gelar turnamen grandmaster putri 2018 setelah hanya terpaut 0,5 poin dari posisi pimpinan klasemen di Surakarta, Jateng, Minggu (29/4/2018).

Antara melansir, setelah pertandingan babak ketujuh itu, WGM Freyna Janelle Mae pecatur Filipina tetap bercokol sendirian di posisi pimpinan sementara dengan mengumpulkan 5 poin.

Tiga pecatur Indonesia itu masing-masing WIM Chelsie Monica Sihite, WIM Dewi AA Citra dan WFM Ummi Fisabilillah hingga babak ketujuh mengumpulkan 4,5 poin bersama WGM Keti Tsatsalashvili yang berasal dari Georgia).

Pada pertandingan babak ketujuh itu, Frayna hanya bermain remis melawan WIM Tijana Blagojevic yang berasal dari Serbia.

Sedangkan Chelsie mengalahkan rekan senegaranya WFM Retno Wijayanti, dan Dewi hanya bermain remis melawan WGM Anda Safranska dan Ummi juga remis menghadapi IM Alina L`Ami dari Rumania.

Sementara itu, Kristianus Liem Ketua Kabud Binpres PB Percasi ketika ditanya posisi para pecatur putri Indonesia di turnamen catur internasional di Surakarta ini mengatakan mereka paling tidak bisa meningkatkan rating.

"Di putri ada Chelsie dan Citra yang bisa memanfaatkan ini untuk menaikkan rating dan mengejar norma, tapi untuk Ummi cukup buat cari poin dulu," katanya.

Ketika berita ini diturunkan, para pecatur sedang bersiap untuk bertanding di babak delapan. Turnamen grandmaster 2018 sendiri berlangsung selama 11 babak dan akan berakhir pada 1 Mei. (ant/tna)
top