suarasurabaya.net

Menpora: Butet akan Melanjutkan Karier sebagai PNS di Kemenpora
Laporan Farid Kusuma | Selasa, 29 Januari 2019 | 15:20 WIB

Imam Nahrawi Menpora (kanan) mendampingi Lilyana Natsir (kiri), usai bertemu Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/1/2019). Foto: Farid suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Imam Nahrawi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) mengatakan, Lilyana Natsir mantan altet bukutangkis nasional sudah memenuhi persyaratan administratif sebagai pegawai negeri sipil.

Nantinya, perempuan yang akrab disapa Butet itu akan berkarier sebagai tenaga fungsional kepelatihan di Kemenpora.

Pernyataan itu disampaikan Imam usai mendampingi Lilyana Natsir bertemu Joko Widodo Presiden, di Istana Merdeka, Jakarta.

"Nilai yang didapat Butet dari ujian kompetensi dan administrasi (calon PNS) sangat bagus. Makanya Butet akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk memberikan inspirasi pelatda, sekolah olahraga, dan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP)," ujarnya di Istana Merdeka, Selasa (29/1/2019).

Lebih lanjut, Menpora berharap ke depan perekrutan PNS dari jalur atlet berprestasi tidak menitikberatkan pada hasil ujian administrasi. Tapi, harus mempertimbangkan prestasinya.

"PNS harusnya jangan hanya diukur dari persyaratan administratif. Tapi, dari perjuangan dan hasil perjuangannya. Harus ada penghargaan untuk atlet berprestasi yang mau jadi PNS seperti Butet peraih medali emas Olimpiade," kata Imam.

Seperti diketahui, Lilyana Natsir mantan atlet bulutangkis nasional, Minggu (27/1/2019), mengumumkan pensiun sebagai atlet profesional.

Sepanjang kariernya, Lilyana Natsir sudah menorehkan sederet prestasi, antara lain meraih medali emas ganda campuran Kejuaraan Dunia tahun 2005, serta Juara Dunia Badminton tahun 2006 dan 2007, waktu berpasangan dengan Nova Widianto.

Butet juga meraih medali emas sektor ganda putri SEA Games 2007, waktu berpasangan dengan Vita Marissa.

Catatan prestasi Lilyana Natsir semakin bertambah waktu main bareng Tontowi Ahmad mulai tahun 2010. Pasangan ganda campuran itu memenangi kejuaraan All England tiga tahun beruntun, dari tahun 2012-2014.

Puncaknya, duet Butet dan Owi berhasil meraih medali emas Olimpiade Rio 2016, sesudah mengalahkan ganda campuran asal Malaysia di partai final. (rid/dwi)
top