suarasurabaya.net

Minarti Timur Berharap Surabaya Kembali Bangkit Jadi Kota Atlet Bulu Tangkis
Laporan Zumrotul Abidin | Minggu, 07 April 2019 | 19:12 WIB

Minarti Timur mantan atlet Bulu Tangkis kelahiran Surabaya usai bertemu Wali Kota Risma. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net| Minarti Timur Mantan Atlet Bulu Tangkis kelahiran Surabaya berharap Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya melakukan pembinaan olahraga bulu tangkis sejak dini. Terutama untuk mencari bibit atlet perempuan yang semakin ke sini dirasa sulit.

"Surabaya memang harus bangkit kembali dalam melakukan pembinaan bulu tangkis, sehingga ke depannya akan didapatkan pemain-pemain yang ideal dan berprestasi," ujar Minarti Timur usai audiensi dengan Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya di kediaman Wali Kota, Minggu (7/4/2019).

Mantan Atlet Bulu Tangkis kelas dunia ini juga mengapresiasi rencana Wali Kota Risma untuk membangun Museum Olahraga di Surabaya. Sebab, museum ini sangat penting dalam membangkitkan altet-atlet olahraga di Kota Surabaya. Bahkan, ia juga siap membantu apapun yang dibutuhkan untuk pembangunan museum itu.

"Ya, saya siap membantu, apapun yang dibutuhkan untuk membantu Bu Risma, entah memberikan satu motivasi, memberikan data yang diperlukan, atau pun medali untuk ditaruh di situ. Kalau ada sih termasuk alat-alatnya bisa saya berikan," kata mantan atlet yang juga pernah menjadi pelatih Timnas di Filipina ini.

Sementara itu, Afghani Kepala Dispora Kota Surabaya mengatakan, pertemuan dengan Minarti itu memang atas permintaan Wali Kota Risma sebelum membangun museum. Rencananya, ada beberapa atlet yang akan diajak diskusi oleh Wali Kota Risma demi kesempurnaan museum tersebut.

"Jadi begini, sebenarnya audiensi ini tidak hanya satu atlet saja, ada beberapa atlet diantaranya Alan Budi Kusuma, Lilis Handayani dan Rudi Hartono sesuai dengan keinginan Bu Wali. Namun karena kesibukan masing-masing, jadi kami bertemu dengan Bu Minarti terlebih dahulu, dan beberapa atlet Surabaya lain yang telah membawa nama besar Kota Surabaya melalui olahraga," kata Afghan seusai pertemuan itu.

Menurut Afghani, museum olahraga yang akan bertempat di gedung Gelora Pancasila itu akan menjadi tempat barang-barang yang dulu dipakai oleh para atlet, terutama bulu tangkis. Barang-barang itu diantaranya seperti kaos, raket, kemudian duplikat piala dan medali.

"Karena kota ini dulu menjadi kota atlet bulu tangkis, maka mungkin akan lebih banyak barang-barang dari olahraga bulu tangkis," katanya. (bid/tin)
top