suarasurabaya.net

Kejuaraan Tenis Usia Dini di Gresik Kembali Digelar Tahun Ini
Laporan Agustina Suminar | Jumat, 23 Agustus 2019 | 16:47 WIB

Para juara tenis usia dini yang digagas Semen Indonesia Tenis Akademi (SITA) tahun lalu. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net| Kejuaraan tenis usia dini yang digagas Semen Indonesia Tenis Akademi (SITA), akan kembali digelar di Gresik tahun ini. Sesudah sukses tergelar pertama pada 2018 lalu, diharapkan kualitas dan kuantitas peserta pada tahun 2019 ini akan meningkat. Tidak hanya diikuti banyak peserta, tetapi juga memunculkan petenis-petenis muda berbakat.

I Dewa Gede Adi Syahputra Penanggung Jawab Turnamen Tenis Semen Indonesia Tenis Akademi, Jumat (23/8/2019) mengatakan, turnamen tahun ini diharapkan lebih baik dibanding tahun lalu.

Selain bisa dipantau tim pembina bakat dan prestasi Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pengprov Pelti Jatim), turnamen ini juga bisa diakui Pengurus Pusat Pelti.

Pada Budi Leksono Suara Surabaya, Gede mengatakan, kembali digagasnya kejuaraan tenis usia dini ini berlatar belakang perlunya turnamen tambahan di kelompok usia di Jawa Timur.

Selama ini memang sudah ada beberapa pertandingan di Jatim, diantaranya Sabtu Minggu-Persami yang melibatkan atlet-atlet usia dini. Tidak hanya digelar di Surabaya saja, tapi juga tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur.

Itu artinya, pembinaan dan regenerasi atlet tenis di Jatim terus di kembangkan. Tapi Semen Indonesia Tenis Akademi akan mencoba untuk menambah jumlah turnamen pemula di Jatim.

Gede berharap, lewat kejuaraan usia dini ini sebagai awal positif untuk pengembangan pembinaan cabang olahraga tenis di Gresik dan Jawa Timur.

Lewat turnamen ini, bisa mendukung kegiatan pembianan tenis di Jatim dan Indonesia. Sehingga nantinya, Jatim ataupun Indonesia tidak kekurangan atlet tenis berkualitas.

Kejuaraan tenis Semen Indonesia Tenis Akademi di gelar 31 Agustus sampai 1 September. Mempertandingkan usia 8 tahun, 10, 12, 14 dan 16 tahun.

Event yang memperebutkan hadiah total 10 juta rupiah ini, pendafatarannya sudah dibuka sejak pekan lalu. Jumlah peserta diperkirakan bisa mencapai 100 petenis lebih.(bud/tin/ipg)
top