suarasurabaya.net

Usai Antar CLS Raih Juara ABL, Itop Resmi Mundur Sebagai Managing Partner CLS
Laporan Dwi Yuli Handayani | Kamis, 19 September 2019 | 14:38 WIB

Cristopher Tanuwidjaya (kiri) dan Ming Sudarmono Ketua Yayasan Club Cahaya Lestari CLS Surabaya (kanan). Foto: Budi Leksono Suara Surabaya
suarasurabaya.net| Persaingan Asean Basket Ball League (ABL) musim 2019-2020 dipastikan tanpa club juara bertahan CLS Knight.

Club yang bermarkas di Surabaya ini dipastikan akan absen dari kiprahnya di persaingan Basket Asia Tenggara ini, sesudah Cristopher Tanuwidjaya, Rabu (18/9/2019) kemarin resmi mengundurkan diri sebagai Managing Partner CLS Knight.

Seperti dilaporkan Budi Leksono Reporter Suara Surabaya, Cristopher yang biasa dipanggil Itop ini, tidak merinci detail alasan mundurnya sebagai Managing Partnet CLS. Tapi yang jelas katanya, dia sudah terlalu lama menangani CLS ingin istirahat dan ingin lebih banyak waktu untuk keluarganya.

Di hadapan media, Cristopher mengatakan, meski sudah tidak menjadi managing partner club, dia siap membantu CLS kalau memang nantinya masih dibutuhkan.

Karena menurutnya, basket sudah menjadi satu diantara bagian hidupnya. CLS juga sudah dianggap sebagai keluarga yang tidak terpisahkan.

Kalaupun nantinya ingin dilibatkan di CLS, Cristopher menyebut hanya ingin dijadikan tim penasehat. Tidak lebih dari itu karena waktunya bisa banyak dimanfaatkan untuk keluarga.

Sementara terpisah, Ming Sudarmono Ketua Yayasan Club Cahaya Lestari CLS Surabaya mengaku tidak kaget dengan mundurnya Cristopher sebagai Managing Partner CLS. Karena itu memang sudah direncakan Itop beberapa tahun lalu.

Sebagai ketua Yayaysan CLS, Ming hanya bisa mengucapkan banyak terima kasih pada Itop yang sudah banyak membantu dan memberi kontribusi untuk Club. Khususnya tenaga dan pikiran.

Dengan mundurnya Cristopher dari Managing Parner otomatis CLS tidak akan tampil di Profesional. Fokus CLS sekarang hanya untuk pembinaan.

Mundurnya Cristopher Tanuwidjaya sebagai Managing Partner club basket CLS Knight Surabaya sempat mengejutkan banyak pihak.

Karena club ini baru saja berkiprah di level Profesional. Di tahun keduanya berkomptisi di Liga Basket Asean Basket Ball League (ABL) musim lalu sukses menjadi juara sesudah di final mengalahkan Singapure Slingers. (bud/dwi/rst)
top