suarasurabaya.net

Anytime, Anywhere, Khofifah Siap Duduk Bersama Tuntaskan Polemik GBT
Laporan Denza Perdana | Senin, 04 November 2019 | 16:46 WIB

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur. Foto: Totok/Dok. suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur mengaku siap kapanpun di manapun untuk duduk bersama dengan pihak terkait soal polemik Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) sebagai venue Piala Dunia U-20.

Saran duduk bersama ini datang dari Zainudin Amali Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) setelah memberikan pengarahan kepada atlet Jatim di Gedung Negara Grahadi, Minggu (3/11/2019).

Menpora menyarankan ini setelah terjadi insiden Stadion GBT terkunci, saat dia bermaksud meninjau stadion yang digadang-gadang menjadi salah satu lokasi pertandingan Piala Dunia U-20 pada 2021.

Pemkot Surabaya sudah memberikan klarifikasi atas insiden itu. Pemkot Surabaya melalui Kabag Humas-nya mengatakan, insiden itu terjadi karena memang tidak ada komunikasi terkait kunjungan Menpora.

"Semalam ya kita diskusi dengan Pak Menpora. Kita diskusi mana yang bisa kita bisa lakukan untuk meningkatkan produktivitas di bidang olahraga. Kita cerita PON, ya begitulah," kata Khofifah, Senin (4/11/2019).

Di Kantor Gubernur Jawa Timur, Senin, Khofifah mengaku siap kapan saja untuk bertemu dengan pihak-pihak terkait polemik ini, termasuk Pemkot Surabaya di bawah kepemimpinan Tri Rismaharini wali kota, sesuai saran Zainudin Amali.

"Saya ini anytime, lho, rek. Guru-guru ae tak jak rene, ngumpul, cek aku bisa mendengarkan. (Saya ini kapan saja, rek. Guru guru saja saya ajak ke sini, kumpul, supaya aku bisa mendengarkan)."

"Aku iki lahir di Surabaya, besar di Surabaya. Lek wong Suroboyo, iku yo terbuka. Enggak atek siap. Monggo anytime, anywhere (Kalau orang Surabaya, itu pasti terbuka. Enggak pakai siap. Silakan kapanpun di manapun, red)," kata Khofifah.

Polemik tentang Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang juga menjadi bahan komentar warganet di media sosial ini bermula setelah Khofifah menyampaikan pernyataan tentang Stadion GBT yang seringkali tercium "aroma sampah" saat sore hari.

Khofifah khawatir, kondisi itu akan dipermasalahkan oleh FIFA berkaitan pemilihan lokasi pertandingan Piala Dunia U-20. Karena sebagai Gubernur Jawa Timur Khofifah mengaku sangat ingin ada salah satu stadion di Jatim yang jadi venue.

Sebab itulah Khofifah mengusulkan stadion lain selain GBT sebagai alternatif kepada Menpora. Baik stadion Kanjuruhan Malang, Stadion GOR Delta Sidoarjo, Suryajaya Lamongan dan Bangkalan.

Namun, Zainudin Amali sendiri ketika ditanya soal alternatif pilihan stadion selain GBT sebagai salah satu lokasi Piala Dunia U-20, dia serahkan urusan itu kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).(den/tin/ipg)

B E R I T A    T E R K A I T
  • Polemik GBT, Menpora akan Ajak Khofifah dan Risma Duduk Bersama
  • top