suarasurabaya.net

Pemprov Jatim Pangkas Waktu Ajang Porprov untuk Siapkan Atlet Lebih Matang
Laporan Muchlis Fadjarudin | Rabu, 27 November 2019 | 08:54 WIB

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur saat beri sambutan dalam pelepasan atlet dan pelatih Jatim ke ajang SEA Games Filipina di Jakarta, Selasa malam (26/11/2019). Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Pemerintah Provinsi Jawa Timur memangkas jarak waktu ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) untuk menyiapkan atlet lebih matang dalam berkompetisi.

Hal ini disampaikan Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur. (Jatim) usai melepas atlet dan pelatih Jatim ke ajang SEA Games di Filipina.

Menurut Gubernur Jatim, awalnya Porprov digelar setiap empat tahun sekali, tetapi mulai Juni lalu berubah menjadi setiap dua tahun.

"Jadi Porprov itu tadinya empat tahun, kemarin bulan Juni, saya bilang dua tahun. Supaya ada latihan yang bisa terukur, karena kan ajang ajang kompetisi ini ajang yang bisa mengukur skor tahun lalu berapa, skor nasional berapa skor SEA Games berapa, skor Asian Games berapa, skor Olimpiade berapa," kata Khofifah di Jakarta, Selasa malam (26/11/2019).

Dari latihan yang terukur, kata dia, persiapan untuk latihan bisa direncanakan dengan baik.

"Jadi dia bisa ngitung, berarti aku harus berlatih renang lebih apa, kayak apa, dan dimana saja," jelasnya. Baru saja ada kerja sama dengan Australia. Kalau nggak di Australia renang dimana? Oh di Amerika misalnya," tegas Khofifah.

Jadi, kalau untuk regenerasi menurut Khofifah, relatif sudah disiapkan, diantaranya di Jatim sudah mempunyai SMA olahraga.

Sebelumnya, Erlangga Satriagung Ketua Umum KONI Jatim melaporkan kepada Gubernur Jatim kalau atlet Jawa Timur yang mengikuti SEA Games Filipina dan masuk dalam Timnas sebanyak 120 orang. Kemudian pelatih 29 orang. Dan beberapa atlet sudah berangkat untuk menyesuaikan iklim di sana.

Erangga berharap, prestasi atlet SEA Games Jatim bisa seperti saat Asian Games yang bisa menyumbangkan medali emas terbanyak dibanding propinsi lainnya.

"Diharapkan atlet bisa menunjukkan prestasi dan meraih juara. Pada event Asian games lalu, Jatim memberikan kontribusi emas paling banyak dibanding propinsi lain yakni 12 medali emas dari total 31 emas yang diraih, belum termasuk perak dan perunggu," kata Erlangga.

Dalam acara silaturahmi dan pelepasan para pelatih dan atlet kontingen SEA Games ke-30 tahun 2019 asal Jatim ini, juga diserahkan uang saku untuk atlet dan pelatih masing-masing Rp7,5 juta.(faz/iss/ipg)

B E R I T A    T E R K A I T
  • Gubernur Jatim Melepas Atlet Jatim ke SEA Games Filipina
  • top