suarasurabaya.net

Ada Bumble Bee Transformer di TPS 24 Pulosari Surabaya
Laporan J. Totok Sumarno | Rabu, 17 April 2019 | 10:10 WIB

Bumble Bee ikut menjaga TPS 24 Pulosari, Kelurahan Gunungsari Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya. Foto: Totok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Ditempatkan di pojok dekat pintu masuk, Bumble Bee satu diantara karakter dalam film Transformer, Rabu (17/4/2019) dihadirkan di TPS 24 Pulosari, Kelurahan Gunungsari Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya aja masyarakat berpartisipasi di Pemilu 2019.

Agus Haryoko ketua RT 02 RW 07 Pulosari menyampaikan bahwa ide menampilkan karakter Bumble Bee adalah usulan warga, termasuk penampilan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang bertema lingkungan yang sehat dan hijau, dikerjakan bersama-sama warga masyarakat.

"Ini ide warga. Sebelumnya kami memang menggelar pertemuan dengan warga dan tokoh masyarakat. Kemudian ide itu muncul dan dikerjakan sendiri oleh warga bergotong-royong. Mulai dari Bumble Bee sampai taman dan tema di TPS lainnya juga dikerjakan warga sendiri," terang Agus.

Ada 3 TPS di lingkungan RT 02 RW 07 Pulosari, TPS 24, TPS 25, dan TPS 26, dengan tema masing-masing berbeda antara satu dengan lainnya. Di TPS 24 memilih tema lingkungan dengan menambahkan karakter Bumble Bee, di TPS 25 menampilkan kesenian Jaranan.

"Bumble Bee kreativitas warga, yang membuat dari barang-barang bekas pakai. Mulai dari kardus, selang plastik, spakbor sepeda motor, dan barang bekas lainnya. Di TPS 25 ada Jaranan, yang juga dikerjakan dan dipilih sendiri oleh warga. Dan di TPS 26 temanya Bonek," kata Agus.

Karakter Bumble Bee, setinggi hampir 2 meter, diwarnai kuning keemasan, serta merah, menyerupai karakter yang ada di film Transformer. Beberapa warga masyarakat sembari menunggu panggilan mencoblos menyempatkan diri berswafoto dengan latar belakang Bumble Bee.

Sementara itu di TPS 25 Pulosari yang masih satu RT dengan TPS 24, memilih menampilkan tema Jaranan. Untuk memperkuat kesan, seluruh petugas TPS mengenakan pakaian ala pemain Jaranan. Celana hitam, baju hitam dengan penutup kepala khas.

Di dekat pintu masuk 2 Kuda Kepang dipasang di sisi kiri dan kanan, sedangkan dibagian dalam TPS, dua Naga atau Jepaplok warna merah digantung dekat bilik suara. "Masyarakat disini punya kelompok kesenian Jaranan. Kami tampilkan di TPS ini," pungkas Agus.(tok/ipg)
top