suarasurabaya.net

Serikat Pekerja dan Buruh di Surabaya Ingin Kadisnaker Maju Pilwali
Laporan Denza Perdana | Kamis, 18 Juli 2019 | 13:41 WIB

Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Surabaya mewacanakan Dwi Purnomo Kadisnaker maju dalam Pilwali 2020. Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Dwi Purnomo Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Surabaya diwacanakan maju sebagai Calon Wali Kota Surabaya dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwali) 2020 mendatang.

Wacana ini digulirkan oleh Dendy Prayitno Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Surabaya. Dia mengklaim 13 federasi SPSI yang ada di Surabaya satu suara mendukung majunya Dwi Purnomo.

"Saya menjalankan mandat Ketua Federasi SPSI se-Surabaya untuk menyatakan sikap kami atas sosok yang memenuhi kriteria untuk menjadi penerus Bu Wali Kota," katanya di Surabaya, Kamis (18/7/2019).

Dwi Purnomo, kata Dendy, adalah sosok yang memenuhi kriteria yang disepakati federasi SPSI se-Surabaya. Salah satunya, mampu meneruskan pembangunan ketenagakerjaan.

"Sejauh ini, hubungan industrial di Surabaya sudah terbangun harmonis antara pekerja dengan pengusaha, sehingga Surabaya menjadi kota yang ramah Investasi. Pak Dwi kami anggap mampu meneruskan," ujarnya.

Selain itu, SPSI berharap bila Dwi Purnomo terpilih sebagai Wali Kota Surabaya, dia akan mampu mewujudkan kesejahteraan pekerja korban PHK dengan menjamin kepesertaan BPJS Kesehatan misalnya.

SPSI juga berharap Dwi dapat menjadikan rumah sakit milik Pemkot Surabaya menggratiskan dan melayani maksimal pengobatan bagi buruh dan masyarakat tidak mampu di Surabaya.

Setidaknya, ada 150 ribu pekerja di Surabaya yang tergabung dalam seluruh federasi SPSI di Surabaya. Dendy memperkirakan, 50 persen di antaranya adalah pemilik KTP Surabaya.

Pria yang juga Koordinator Serikat Pekerja dan Serikat Buruh (SPSB) se-Surabaya itu memperkirakan, kurang lebih ada 75 ribu anggota SPSB di luar SPSI, yang sebagian anggotanya juga ber-KTP Surabaya.

Dendy mengakui, dia tidak punya kapasitas berkomunikasi dengan partai politik. Tapi dia akan berupaya mengonsolidasikan seluruh pekerja ber-KTP Surabaya untuk mendukung Dwi Purnomo.

"Sebenarnya Pak Dwi sendiri "darahnya merah" tapi dengan kondisi belakangan ini, kami tidak tahu ke depan seperti apa. Kami akan memastikan, anggota SPSI ber-KTP Surabaya mengajak keluarganya untuk mendukung pak Dwi," ujarnya.(den/dwi)
top