suarasurabaya.net

Ambil Formulir di Kantor DPD PDIP Jatim, Dwi Astutik Pilih Daftar Bakal Calon Wakil Wali Kota
Laporan Agung Hari Baskoro | Rabu, 11 September 2019 | 13:26 WIB

Dwi Astutik Wakil Sekretaris Muslimat NU Jatim mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Walikota / Wakil Walikota Surabaya di kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur pada Rabu (11/9/2019). Foto: Baskoro suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Dwi Astutik Wakil Sekretaris Muslimat NU Jatim mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Walikota / Wakil Walikota Surabaya di kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur pada Rabu (11/9/2019). Datang didampingi perwakilan dari Muslimat NU Jatim, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), dan Tiara Kusuma, Dwi Astutik memilih mengambil formulir Bakal Calon Wakil Walikota (Bacawawali) Surabaya.

"Di kantor PDIP ini saya dalam rangka mengambil formulir untuk mencalonkan Wakil Wali Kota Surabaya. Pastinya ini akan ditanyakan. Saya intinya berharap bisa jadi wali kota. Tapi posisinya kami harus atur strategi. Kalau diminta oleh Bu Mega, saya siap untuk jadi wali kota," ujar Dwi Astutik usai mengambil formulir pada Rabu (11/9/2019).

"Karena saya lihat situasi politik. Karena tidak ada pilihan lagi, harus memilih salah satu. Tapi tidak menutup kemungkinan, namanya politik, setiap detik bisa berubah. Kulturnya di PDIP kan seperti itu. Saya yakin Allah yang akan memberikan solusi untuk saya," lanjutnya.

Kepada wartawan, ia mengaku telah mendapat dukungan secara lisan dari DPC PKB Surabaya. Ia menyebut, PKB siap memberikan 5 kursi untuk pencalonan Dwi Astutik.

"Alhamdullilah, sudah ada gambaran bagus dari PKB. Ada 5 kursi, dan InsyaAllah sudah ada videonya. Sementara tertulis belum, tapi secara ketemu langsung sudah, ketua PKB siap kursinya untuk saya. Beliau akan menyampaikan secara tertulis jika nanti dibutuhkan oleh PDIP," jelasnya.

Selain PDIP dan PKB, ia juga telah menjalin komunikasi dengan PPP. Ia mengaku tetap beriktiar dan berupaya berkomunikasi dengan partai-partai lain. Selain itu, ia juga mengaku terus menjalin komunikasi dengan kalangan kyai dan ormas-ormas di Surabaya.

"Alhamdullilah saya lakukan, sudah bergerak ke PCNU, ke Kyai Muhibin, sudah memberikan restu dan arahan dan doa. Saya sudah sowan, juga ke Kyai Mas Sulaiman selaku syuriah," katanya.

"Jaringan kebawah, ke Muslimat NU, Maarif, komunitas literasi, komunitas PAUD, ketum PAUD Jatim saya, juga Tiara Kusuma, Asosiasi kecantikan itu, ada UMKM di Surabaya juga. Ada persatuan ikatan guru Indonesia, ada BMPS, ini perkumpulan guru-guru swasta di situ," tuturnya.

Hingga saat ini, ada empat orang yang sudah mendaftar sebagai bakal calon Wali Kota Surabaya melalui DPD PDIP Jatim. Deni Wicaksono Wakabid Badan Pemenangan Pemilu DPD PDIP Jatim mengatakan, semuanya mendaftar sebagai bakal calon wakil walikota dan berasal dari luar kader. (bas/iss/ipg)
top