suarasurabaya.net

TNI dan Polri Telah Siap Amankan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih
Laporan Muchlis Fadjarudin | Kamis, 17 Oktober 2019 | 11:56 WIB

Marsekal Hadi Tjahjanto Panglima TNI. Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Marsekal Hadi Tjahjanto Panglima TNI menegaskan, pengamanan mulai dilaksanakan pada hari ini. Pasukan juga sudah masuk ke wilayah-wilayah sesuai tanggung jawabnya.

Menurut Panglima, total pasukan yang diturunkan adalah 30 ribu personil, termasuk polri yang akan mengamankan sebanyak tiga ring saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 20 Oktober 2019.

"Pasukan yang dilibatkan 30 ribu, dengan susunan tugas, ring satu dilaksanakan dibawah tanggung jawab Paspampres. Ring dua dibawah tanggung jawab TNI, dan ring tiga adalah dibawah tanggung jawab gabungan antara TNI-Polri dan unsur lainnya," ujar Hadi dalam konferensi pers usai apel pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di lapangan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019).

Sedangkan obyek yang akan diamankan, kata Hadi, diantaranya adalah personel Presiden, Wakil Presiden dan keluarganya. Kemudian tamu-tamu dari luar negeri, kepala negara, kepala pemerintahan dan utusan khusus.

"Pengamanan tersebut mulai dari saat kedatangan, diperjalanan sampai dengan tempat hotel maupun Wisma. Selanjutnya pengamanan berikutnya adalah dari wisma sampai ke gedung DPR MPR semua menjadi tanggung jawab," jelasnya.

Berikutnya, kata Panglima, adalah pengamanan terhadap sarana dan prasarana yang akan digunakan oleh Presiden dan Wakil Presiden termasuk tamu negara. Kemudian beberapa tempat yang menjadi konsentrasi diantaranya adalah gedung DPR MPR itu sendiri dengan Perimeter yang sudah ditentukan.

Selain itu, menurut Hadi, ada beberapa titik kritis yang harus diperkuat, termasuk istana Presiden. Wilayah-wilayah lain yang menjadi konsentrasi petugas untuk pengamanan diantaranya adalah tempat-tempat ekonomi contohnya Glodok, kemudian Jembatan Tiga dan lain sebagainya.

"Termasuk yang harus kita pertebal adalah wilayah-wilayah bandara Soekarno Hatta dan Halim Perdanakusumah serta obyek-obyek vital diantaranya adalah PLN Gandul, tempat-tempat logistik Pertamina dan tempat-tempat yang lain yang kita anggap perlu untuk diamankan," tegasnya.

Sehingga, kata dia, apa yang terlihat pagi hari ini sebanyak 30 ribu pasukan prajurit TNI dan Polri siap untuk melaksanakan tugas pengamanan.(faz/dwi)
top