suarasurabaya.net

‎Fraksi PKS Tanda Tangani Usul Pembentukan Pansus Asuransi Jiwasraya
Laporan Muchlis Fadjarudin | Rabu, 15 Januari 2020 | 16:01 WIB

konferensi pers bersama anggota fraksi PKS di ruang pleno fraksi, gedung Nusantara I Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/1/2020). Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR RI menandatangani usulan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) kasus PT Asuransi Jiwasraya (PT AJS). Selain itu, FPKS juga menandatangani usul hak interpelasi BPJS Kesehatan.

Jazuli Juwaini Ketua Fraksi PKS mengatakan, pembentukan pansus Jiwasraya penting karena diduga Rp13,7 triliun raib dikorupsi. Selain itu, untuk masalah BPJS kesehatan, masyarakat semakin susah karena iuran dinaikkan.

"Belakangan ini muncul isu yang sangat masif luar biasa. Pertama, isu kasus Jiwasraya yang konon kabarnya, uang Rp13,7 trilun raib. mereka gagal bayar yang harusnya masyarakat mendapat jaminan kesehatan asuransi. Kedua, muncul Asabri lebih fantatstis lagi. Ketiga, kasus BPJS," ujar Jazuli dalam konferensi pers bersama anggota fraksi PKS di ruang pleno fraksi, gedung Nusantara I Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Menurut Jazuli, selama reses hampir seluruh anggota PKS mendapat keluhan yang sama dan merata. Pertama, tentang dinaikannya iuran BPJS kelas 3. Begitu pula aspirasi dapil PKS menyampaikan agar kasus Jiwasraya diusut tuntas.

"Aspirasi disampaikan kepada kita untuk mengusut tuntas tentang raibnya uang yang hilang Rp13,7 triliun," kata Jazuli.

Karena itu, Jazuli menjelaskan, saat dimuainya sidang 13 Januari lalu, pimpinan fraksi PKS menugaskan beberapa anggota untuk interupsi di paripurna. pertama, untuk dibentuknya pansus Jiwasraya. Dan kedua, hak interplasi BPJS kesehatan kelas 3 mandiri yang naik.

Sebagai bentuk keseriusan mendengar aspirasi rakyat, kata dia, fraksi PKS menjadi terdepan memperjuangkan rakyat. Untuk itu FPKS menandatangani usul hak dewan untuk membentuk Pansus Jiwasraya dan usul interpelasi BPJS Kesehatan.

"Kita juga tahu ada tersangka. Tapi dalam pembentukan pansus bukan cuma ingin orang jadi tersangka. Bila perlu kita kembangkan pansusnya bukan cuma Jiwasraya. Jadi pansus bukan untuk mengarah orang jadi tersangka, kita akan mengungkap jadi terang benderang," tegasnya.

Jazuli menjelaskan, setelah penandatanganan ini, FPKS akan roadshow kepada fraksi-fraksi lain menyentuh hati mereka untuk bersama-sama memperjuangkannya.

"Akan datang ke fraksi Gerindra, Demokrat, PAN dan lainnya. Ini bukan untuk menjatuhkan kekuasaan," pungkas Jazuli.(faz/dw/rsti)
top