suarasurabaya.net

Jokowi: Oesman Sapta Lebih Cinta Hanura Daripada Jabatan Wantimpres
Laporan Farid Kusuma | Sabtu, 25 Januari 2020 | 06:00 WIB

Joko Widodo Presiden dan Oesman Sapta Odang Ketum Partai Hanura, berbincang di panggung usai Pengukuhan Pengurus DPP Partai Hanura masa bakti 2019-2024, Jumat (24/1/2020), di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat. Foto: Biro Pers Setpres
suarasurabaya.net| Joko Widodo Presiden pada Jumat (24/1/2020) malam menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura periode 2019-2024 hasil Musyawarah Nasional (Munas) III Hanura.

Mengawali pidatonya, Jokowi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Pengurus DPP Partai Hanura yang baru saja dikukuhkan.

Di hadapan Oesman Sapta Odang (OSO) Ketua Umum DPP Partai Hanura, jajaran pengurus partai dan ribuan kader dari berbagai daerah, Jokowi menyebut OSO sangat mencintai Hanura.

Bahkan, lanjut Presiden, Oesman Sapta menolak tawaran untuk menjabat Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2019-2024.

"Mengapa Pak OSO tidak bersedia jadi Wantimpres? Alasan pertama, ada undang-undang kalau jadi Wantimpres nggak boleh merangkap pengurus parpol. Alasan kedua, karena Pak OSO lebih mencintai Hanura dibanding duduk jadi Wantimpres," kata Jokowi yang langsung disambut tepuk tangan ribuan kader Hanura.

Kalau Hanura dikelola secara profesional dan penuh kecintaan seperti yang ditunjukkan OSO, Presiden yakin Hanura akan jadi partai yang semakin besar.

"Hasilnya sudah terlihat, Hanura sekarang punya 807 anggota dewan (DPRD) di tingkat I dan II," ucap Jokowi.

Sekadar informasi, dalam Munas III, DPP Partai Hanura periode 2019-2024 masih mempercayakan Oesman Sapta sebagai ketua umum.

I Gede Pasek Suardika menjabat Sekretaris Jenderal Partai Hanura, sementara Herry Lotulung Siregar yang sebelumnya Sekjen, sekarang menjadi Wakil Ketua Umum.

Formasi kepengurusan DPP Partai Hanura periode 2019-2024, terdiri dari pengurus harian, koordinator wilayah.

Masing-masing 17 pengurus harian antara lain Ketua Umum, para Wakil Ketua Umum, Sekjen, Wakil Sekjen, Bendahara Umum, dan Wakil Bendahara Umum.

Kemudian, ada 8 koordinator wilayah, dan 45 bidang yang mencerminkan kebulatan tekad Hanura yang konsisten memperjuangkan cita-cita proklamasi 17 Agustus 1945.(rid/ipg)
top