suarasurabaya.net

Sandiaga Uno Dicurhati Soal Listrik, Renternir Hingga Impor di Muncar Banyuwangi‎
Laporan Muchlis Fadjarudin | Selasa, 19 Maret 2019 | 14:33 WIB

Sandiaga Salahuddin Uno calon wakil presiden nomor urut 02 saat mendatangi Posko Pemenangan Prabowo Sandi di Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (19/3/2019). Foto: Istimewa
suarasurabaya.net| Sandiaga Salahuddin Uno memenuhi janjinya untuk mendatangi Posko Pemenangan Prabowo Sandi di Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (19/3/2019).

Sebulan lalu, Kamis (21/2/2019), rombongan calon wakil presiden nomor urut 02 ini dihadang dan dipaksa oleh ratusan orang untuk meresmikan posko, saat menuju ke Perkebunan Buah Naga di Banyuwangi.

Namun, karena tidak ada dijadwal sosialisasi, eks wakil gubernur DKI itu tidak turun dan meminta para relawan dan simpatisan agar mengerti dan berjanji jika ke Banyuwangi lagi akan mampir.

"Saya memenuhi janji untuk kembali ke Muncar. Dan Alhamdulillah titik pertama yang saya kunjungi adalah posko ini. In Shaa Allah, Prabowo Sandi memenuhi janji-janji. Karena janji itu utang, betul? Termasuk janji kami untuk Indonesia adil makmur, Indonesia menang melalui penciptaan lapangan kerja, harga-harga kebutuhan pokok stabil terjangkau," ujar Sandi.

Dalam dialog dengan Nelayan, Pelaku UMKM dan Pelaku kesehatan, Sandi menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan yang membelit wong cilik.

Syamsul Arifin, nelayan mengeluhkan belitan renternir, karena bank tidak mau menerima agunan perahu senilai satu miliar.

"Banyak nelayan yang terjebak dengan renternir," kata Syamsul. Sementara Ani Afriasih ingin harga listrik turun karena membebani masyarakat. Haji Amin mengeluhkan impor ikan.

Sebelum menjawab pertanyaan, eks pengusaha ini memberikan antangin kepada para penanya.

"Karena kami belum menjabat, sementara waktu akan saya berikan obat masuk angin dan pusing dulu ya," kata dia.

Menurut Sandi, keluhan tingginya harga listrik, impor, dan soal perijinan, didengarnya hampir di seluruh titik yang. dikunjunginya.

"Kami sudah menyatakan akan menurunkan tarif listrik sehingga terjangkau oleh masyarakat. Soal perizinan dan impor. Kami berkomitmen, stop impor saat panen," tegas Sandi.(faz/tin/ipg)

top