suarasurabaya.net

Kiai Ma'ruf Bershalawat Bersama Puluhan Ribu Warga Lamongan
Laporan Farid Kusuma | Rabu, 10 April 2019 | 22:29 WIB

KH. Ma'ruf Amin calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 01 bersama puluhan ribu warga Lamongan dan warga daerah sekitarnya di lapangan Desa Banyubang, Solokuro, Lamongan, Rabu (10/4/2019) malam. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net| KH. Ma'ruf Amin calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 01, bershalawat bersama puluhan ribu warga Lamongan dan warga daerah sekitarnya di lapangan Desa Banyubang, Solokuro, Lamongan, Rabu (10/4/2019) malam. Acara shalawatan tersebut dipimpin oleh Gus Ali Gondrong, yang merupakan pimpinan Mafia Sholawat.

Di lokasi acara, Kiai Ma'ruf tampak di dampingi istrinya, Nyai Wury Estu Handayani. Di atas panggung, Kiai Ma'ruf juga didampingi para tokoh dan ulama, yang di antaranya Ustaz Yusuf Mansur dan Rais Syuria PBNU, KH. Manarul Hidayat.

Selain itu, hadir pula M Fadeli Bupati Lamongan dan juga Sambari Halim Radianto Bupati Gresik, serta Jazilul Fawaid Anggota DPR RI Dapil Lamongan dan Gresik.

Acara tersebut diawali dengan lagu-lagu shalawat dan juga lagu 'hubbul wathon' yang kerap dilantunkan warga NU. Kemudian dilanjutkan dengan lagu Indonesia Raya. Puluhan jamaah tampak khusyu mengikuti shalawat-shalawat yang dinyanyikan Gus Ali Gondrong.

Dalam tausiyahnya, Gus Ali Gondrong berpesan kepada puluhan ribu jamaah Mafia Sholawat dan warga Indonesia secara keseluruhan agar tetap bersatu meskipun berbeda pilihan di Pilpres 2019.

"Jangan kita mau diadu domba karena kita bukan domba," ujar Gus Ali Gondrong di sela-sela shalawatnya.

Menurut dia, Ibu Pertiwi saat ini masih menangis lantaran putra-putrinya belum bisa rukun. Karena itu, dia mengimbau kepada seluruh jamaahnya untuk merapatkan barisan.

"Rapatkan barisan. Kita semua saudara sesama putra-putri ibu pertiwi. Kita semua tetap bersaudara siapapun pilihan calon presidenmu," ucapnya.

"Ibu pertiwi masih menangis karena putra putrinya masih banyak yang gak rukun," tegasnya.(rid/tin)
top