suarasurabaya.net

Ucapkan Selamat kepada Jokowi sebagai Presiden, Prabowo Siap Membantu Pemerintah
Laporan Farid Kusuma | Sabtu, 13 Juli 2019 | 13:41 WIB

Joko Widodo Presiden menyambut hangat kehadiran Prabowo Subianto, di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019). Foto: Istimewa
suarasurabaya.net| Joko Widodo Presiden Terpilih dan Prabowo Subianto calon presiden pada Pemilu 2019, Sabtu (13/7/2019), mengadakan pertemuan dalam rangka silaturahmi.

Pertemuan perdana sesudah keduanya bersaing pada Pilpres 2019 itu berlangsung di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus, Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.00 WIB.

Kemudian, kedua tokoh nasional itu bersama-sama naik MRT menuju Stasiun Senayan.

Dalam keterangannya, Prabowo Subianto mengatakan kalau hubungan pribadi antara dirinya dengan Jokowi baik-baik saja.

Mantan Danjen Kopassus itu juga bilang, berbagai kritik keras kepada Jokowi selaku presiden petahana yang dia sampaikan beberapa waktu lalu, adalah hal biasa dalam proses demokrasi.

Pada kesempatan itu, Prabowo menyampaikan langsung ucapan selamat kepada Jokowi sebagai presiden terpilih dari proses Pemilu, untuk periode 2019-2024.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan, pihaknya siap membantu pemerintah untuk kepentingan rakyat, kalau dibutuhkan.

"Saya sampaikan selamat bekerja Pak Jokowi. Saya juga ucapkan selamat bertambah rambut putih. Menjadi presiden adalah mengabdi. Masalah yang dipikul presiden (Jokowi) besar. Jadi, kami siap membatu kalau diperlukan, untuk kepentingan rakyat," ujarnya di Stasiun MRT Senayan, Sabtu (13/7/2019).

Tapi, Prabowo juga mengatakan akan menyampaikan kritik kalau ada kebijakan pemerintah yang merugikan rakyat. Karena, demokrasi menurut Prabowo butuh pengawasan dan penyeimbang (check and balances).

"Saya berpendapat, kalau hubungan antar pemimpin baik, kita bisa saling mengingatkan. Kalau Pak Jokowi mau bertemu, saya tentu akan manfaatkan untuk menyampaikan hal-hal yang perlu untuk kebaikan bersama. Jadi, mohon maaf kalau kami sesekali mengkritisi. Kan yang namanya demokrasi butuh check and balances," tegas Prabowo.

Sebelumnya, Jokowi Presiden meminta kepada seluruh Rakyat Indonesia kembali bersatu sesudah proses Pemilu 2019 berlangsung.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berharap, tidak ada lagi penggunaan istilah 01 dan 02, atau istilah Cebong untuk pendukung Jokowi, dan Kampret untuk pendukung Prabowo.

Yang ada sekarang, kata Jokowi, adalah Garuda Pancasila sebagai simbol persatuan seluruh rakyat Indonesia. (rid/ipg)

B E R I T A    T E R K A I T
  • Makna Enam Simbol Pertemuan Jokowi-Prabowo
  • Jokowi akan Rundingkan Kemungkinan Partai Gerindra Bergabung Koalisi Pemerintah
  • Bertemu Prabowo Pascapilpres, Jokowi Ajak Rakyat Indonesia Bersatu
  • Masyarakat Antusias Sambut Pertemuan Jokowi dan Prabowo
  • Sekretaris Kabinet Beri Sinyal Jokowi-Prabowo Bertemu Hari Ini
  • Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo di MRT Menjadi Sejarah
  • top