suarasurabaya.net

  •  
  • Kembali  Sehat Dan Bugar Berpuasa

Agar Tak Kembung dan Dehidrasi saat Ramadhan, Begini Cara Atur Waktu Minum
Laporan Dwi Yuli Handayani | Jumat, 25 Mei 2018 | 09:51 WIB

Ilustrasi
suarasurabaya.net| Asupan cairan menjadi salah satu kunci penting agar kita tak mengalami dehidrasi saat berpuasa. Para ahli kesehatan menyarankan kita tak lupa mencukupi kebutuhan sebanyak 2 liter air atau setara 8 gelas per hari.

Saat Ramadhan, bagaimana pengaturan waktu minum agar perut tak kembung atau justru kekurangan?

"Dua gelas saat sahur, 6 gelas saat berbuka puasa dan setelahnya," ujar dr. Laurentius Aswin Pramono, SpPD, Spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Carolus, di Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Lebih lanjut, pembagiannnya seperti ini: 1 gelas air sebaiknya Anda minum tak lama usai bangun sahur, 1 gelas saat sahur, 1 gelas setelah sahur, 1 gelas saat berbuka puasa, 1 gelas setelah shalat maghrib.

Lalu, 1 gelas saat makan besar, 1 gelas usai solat tarawih dan 1 gelas sebelum tidur.

"Dibagi supaya tidak kembung," tutur Aswin seperti dilansir Antara.

Kebutuhan asupan cairan rata-rata individu adalah 2 liter per hari, agar tidak terkena dehidrasi atau panas dalam dan terganggunya fungsi tubuh.

"Mudah sumeng-sumeng, demam ringan, penyebabnya ya dehidrasi. Panas dalam ya dehidrasi. Ciri lainnya air liur mulai kering, bibir pecah-pecah, mudah terserang penyakit, mudah terkena common cold," kata Aswin. (ant/dwi)
top